10 Hari di China: Dongcheng District, Wisata Siang Malam di Beijing (37)

< ![endif]-->

QIANMEN Archway. Begitu nama resmi yang tersaji di buku panduan wisata yang saya dapat di sebuah butik wisata tak jauh dari Tiananmen Square. Setiap hari, saya dan dua teman perjalanan nyaris melewati bangunan dengan tekstur arsitektur berbentuk lengkungan ini.

Qianmen Archway menjadi semacam pintu masuk bagi kami untuk bisa keluar-masuk dari dan ke penginapan menuju ‘pusat keramaian’ siang malam paling ngetop di Beijing. Dan itu tak lain adalah Tiananmen Square dengan segala pernak-perniknya.

Mari kita urai satu per satu pesona wisata siang-malam di kawasan ini:

·         Qianmen Archway

Ini semacam gerbang berbentuk lengkung yang menjadi pintu masuk menuju kawasan pedestrian di Qianmen Street. Yang menarik di sini tidak saja warna-warni cat di lengkungan itu, tapi juga beberapa ornamen buatan non-permanen seperti tatanan hiasan dari bunga hidup. Bagi turis asing dan lokal, lokasi ini menjadi spot menarik untuk foto-foto.

 Tower Lengkung email OK

·         Zhengyamen Tower

Bangunan berupa gerbang sangat kokoh ini menjadi cirikhas Beijing sebelum orang bisa memasuki areal Tiananmen Square melalui Mausoleum Ketua Mao. Orang bisa berjalan persis di bawah lobang lengkungan di bangunan ini untuk akhirnya menuju Qianmen Subway Station.

·         Zhengyang Gate

Orang dulu suka menyebutnya dengan nama Qian Men Arrow Tower.  Ini adalah bangunan lama karena kontruksinya dibuat pada tahun 1439. Dulu, hanya Kaisar China dan Permaisurinya yang bisa melewati Pintu Lengkung ini. Setelah kekuasaan monarki Kekaisaran Tiongkok ambruk seiring dengan meluasnya pengaruh Ketua Mao, Pintu Lengkung ini menjadi objek turisme mulai tahun 1915. Sayang, pada tahun 1976 ketika terjadi gempa bumi yang memporak-porandakan Tang Shan pada tahun 1976, Pintu Lengkung ini ikut ambruk. Pada tahun 1990, dimulailah program pembangunan kembali dan sejak itu, tekstur bangunan mengalami perubahan namun menjadi lebih indah dan berwarna.

 Qianmen Arch email OK

·         The Chairman’s Memorial Hall (Mausoleum Ketua Mao)

Bagi turis lokal asal China, areal ini menjadi semacam wisata politik dimana mereka bisa melihat secara ‘langsung’ jasad mendiang Ketua Mao yang terbaring manis di balik kaca kristal. Namun, butuh waktu berjam-jam untuk bisa masuk ruangan ini dan itu pun hanya boleh ‘berhenti’ sepersekian menit untuk kemudian harus beringsut pergi memberi kesempatan lainnya mengikuti ritus penghormatan bagi alm. Ketua Mao. Segala bentuk alat perekam elektronik digital dan alat komunikasi (HP) tidak boleh dibawa masuk ke ruang utama Mausoleum.Tugu pahlawan email ok

 

·         Monument to People’s Hero

Lazimnya di Indonesia, kenangan akan para pahlawan disajikan dalam bentuk tugu batu. Secara fisik, tugu batu ini tidak menarik karena memang ya hanya tugu biasa. Monas jauh lebih cantik dibanding tugu peringatan akan para pahlawan China ini.

 

·         Tiananmen Square

Ini adalah ikon penting dalam sejarah politik dan kebudayaan di China. Kalau siang hari sampai menjelang petang, kawasan lapangan ini nyaris menjadi tempat paling favorit di Beijing untuk cuci mata dan foto-foto. Untuk memasuki kawasan ini dari segala penjuru,  kita harus rela melewati gerbang-gerbang pemeriksaan keamanan X-Ray sebelum akhirnya boleh masuk kawasan ini dengan bebas. Makan-minum, payung, kamera, videocam bisa dibawa masuk ke areal alun-alun ini.

 Tianamen Square pengunjung email OK

·         Chongsan Park dan Central Palace of Working People

Areal berupa lahan taman dan gedung menjadi semacam pengapit di sisi kanan-kiri setelah keluar menuju jalan utama dari Tianamen Square menuju Kota Terlarang.

 

·         Wangfujing Street

Inilah kawasan pedestrian pusat wisata belanja papan atas di Beijing. Di sini banyak ditemukan toko-toko berkelas dengan berbagai dagangan kelas atas. Mirip-mirip Orchard Road di Singapura.

 Temple of Heaven

·         Temple of Heaven atau the Altar of Heaven

Dulu, di sinilah tempat khusus bagi para Kaisar China terutama dari Dinasti Ming dan Qing untuk melakukan upacara-upacara tahunan sebagai semacam bentuk ‘sesaji’ hormat terhadap Sang Surga. Ini adalah kompleks vihara Taoisme. Bangunan vihara ini mulai dikerjakan pada tahun 1406 dan selesai dibangun pada tahun 1420 pada era pemerintahan Kaisar Yongle yang juga berinisiatif membangun Kota Terlarang.

Semua itu objek wisata itu berada dalam satu radius wilayah bernama Dongcheng District.

Photo credit: 

  • Beberapa lokasi wisata di Dongcheng District, Beijing: Qianmen, Tianamen Square, Monument for People’s Heroes, Zhenyang Gate, Tower Gate  (Mathias Hariyadi/Royani Lim)
  • Temple of Heaven (Couresy of China Travel Guide)

Tautan:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.