“Yux Berjumpa Dengan Om Je”

berdoa by emery villeSUATU hari, saya mendapat buku dengan judul “Om Je” dari seorang penulis di Bandung. Saya tidak menyangka bahwa sebutan Om Je itu adalah Tuhan Yesus. Menurut saya, penulis ini cerdas. Sebab, ia sungguh mengolah pengalaman iman akan Yesus dalam bahasa zaman sekarang. Berjumpa dengan Om Je sungguh mengesan. Ada banyak orang bersaksi tentang kesembuhan, keberhasilan karena berjumpa dengan Om Je. Sabda Tuhan hari mengkisahkan perjumpaan orang lumpuh dengan Yesus. Orang lumpuh bisa berjalan. Orang kusta ditahirkan. Tentu zaman sekarang, perjumpaan dengan Om Je dengan Ekaristi dan doa devosi kita. Kita bersyukur bisa berjumpa dengan Yesus dalam Ekaristi harian/mingguan. Namun jangan Ekaristi saat Natal-Paskah saja. Dalam tata perayaan Ekaristi, kita pun menyiapkan hati dan pikiran dalam pertobatan sebelum berjumpa dengan Yesus dalam Sabda dan Komuni/Ekaristi. Dalam doa devosi pun, kita sungguh berjumpa dan berdialog dengan Yesus. Sebagai orang beriman, kita juga ingin seperti orang lumpuh yang bisa berjalan. Karena iman, Yesus menyembuhkan dan mengubah orang yang datang kepadaNya. Perjumpaan kita dengan Allah membawa peneguhan untuk hidup kita. Mari kita selalu rindu berjumpa dengan Allah.

berdoa by emery ville

SUATU hari, saya mendapat buku dengan judul “Om Je” dari seorang penulis di Bandung. Saya tidak menyangka bahwa sebutan Om Je itu adalah Tuhan Yesus. Menurut saya, penulis ini cerdas. Sebab, ia sungguh mengolah pengalaman iman akan Yesus dalam bahasa zaman sekarang.

Berjumpa dengan Om Je sungguh mengesan. Ada banyak orang bersaksi tentang kesembuhan, keberhasilan karena berjumpa dengan Om Je. Sabda Tuhan hari mengkisahkan perjumpaan orang lumpuh dengan Yesus. Orang lumpuh bisa berjalan. Orang kusta ditahirkan.

Tentu zaman sekarang, perjumpaan dengan Om Je dengan Ekaristi dan doa devosi kita. Kita bersyukur bisa berjumpa dengan Yesus dalam Ekaristi harian/mingguan. Namun jangan Ekaristi saat Natal-Paskah saja.

Dalam tata perayaan Ekaristi, kita pun menyiapkan hati dan pikiran dalam pertobatan sebelum berjumpa dengan Yesus dalam Sabda dan Komuni/Ekaristi. Dalam doa devosi pun, kita sungguh berjumpa dan berdialog dengan Yesus. Sebagai orang beriman, kita juga ingin seperti orang lumpuh yang bisa berjalan. Karena iman, Yesus menyembuhkan dan mengubah orang yang datang kepadaNya.

Perjumpaan kita dengan Allah membawa peneguhan untuk hidup kita. Mari kita selalu rindu berjumpa dengan Allah.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply