Yesus Membebaskan Kita dari Kuasa Jahat

yesus mengusir kuasa jahatJumat, 10 Oktober 2014. Hari Biasa Pekan XXVII Galatia 3:7-14; Mzm 111:1-6; Lukas 11:15-26     “Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” ADA banyak tema yang bisa kita renungkan dari Injil hari ini. Namun marilah kita merenungkan daya kekuatan Yesus untuk membebaskan kita dari bahaya terbesar dari semuanya yakni […]

yesus mengusir kuasa jahat

Jumat, 10 Oktober 2014. Hari Biasa Pekan XXVII
Galatia 3:7-14; Mzm 111:1-6; Lukas 11:15-26
   
“Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”

ADA banyak tema yang bisa kita renungkan dari Injil hari ini. Namun marilah kita merenungkan daya kekuatan Yesus untuk membebaskan kita dari bahaya terbesar dari semuanya yakni kekuatan kejahatan yang menghancurkan kita dari dalam diri kita. Yesus membebaskan kita dari daya kuasa kejahatan yang membuat kita diperbudak oleh dosa. Yesus menyatakan bahwa Ia datang untuk menghancurkan kuasa Setan dan kerajaannya.

Dalam Alkitab kita membaca bahwa berkali-kali Yesus mengusir roh-roh jahat. Daya kekuatanNya membebaskan kita dari kekacauan dan ketertindasan akibat pekerjaan Setan. Secara pribadi, Yesus sendiri menghadapi kejahatan menjelang karya publik-Nya, dan Ia telah mengalahkan Setan ketika sedang dicobai di padang gurun.

Apa artinya itu untuk kita sekarang ini? Kita dapat melihat dengan jelas, Yesus menyatakan daya kuasaNya untuk mengalahkan kejahatan. Pada saat itulah, Kerajaan Allah hadir di tengah-tengah kita sebagaimana disabdakan-Nya, “Jika aku mengusir roh-roh jahat, pada saat itulah Kerajaan Allah hadir di tengah-tengahmu!”

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyembah Yesus sebagai tanda kehadiran Allah. Dialah tanda bahwa Kerajaan Allah hadir di tengah-tengah kita. Dengan menyembah-Nya, Ia akan memenuhi hati kita dengan Allah sendiri yang meraja yang menjadi sumber segala kebaikan, keutuhan, kebenaran, dan kehidupan yang diserahkan bagi kita.
Tuhan Yesus Kristus, Engkau berkenan memenuhi hati dan budi kami dengan daya kuasa-Mu, dengan Sabda kehidupan dan kasih penyembuhan-Mu. Engkau meyakinkan kami bahwa Engkaulah perlindungan kami dari roh-roh jahat yang mampu melukai kami dan memberikan kepada kami pertolongan-Mu serta daya kuasa-Mu untuk tetap bertahan dalam menghadapi kuasa kejahatan. Bantulah kami untuk tetap percaya kepada-Mu dan menyerahkan hidup kami kepada kasih-Mu semata. Engkaulah.penutun hati dan penguasa hidup kami, kini dan selamanya, Amin.

Girli Kebon Dalem

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply