Yesus Kristus Membersihkan dan Menyembuhkan Kita

yesus menyembuhkan orang sakit 3Senin, 9 Maret 2015 Pekan Prapaskah III 2Raja 5:1-15a; Mzm 42:2-3, 43:3-4; Lukas 4:24-30 … Pada zaman Elisa banyak orang kusta di Israel, tetap tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu…. MARI  kita percaya bahwa Allah menghendaki kita terbebas dari dosa, ketakutan dan penindasan. Injil hari ini mewartakan bahwa Yesus memuji Naaman yang percaya pada Allah. Naaman, panglima raja Aram, orang Siria, mendengar tentang karya agung Allah Israel. Ia menderita kusta namun seketika disembuhkan dan dipulihkan jiwa raganya oleh Elisa, nabi besar Israel. Ia yang semula tak percaya, namun lalu bertobat dan mengikuti perintah sang nabi dengan mandi tujuh kali di sungai Yordan (2 Raja 5:1-15). Mengapa Yesus mengangkat penyembuhan Naaman dan apa maknanya bagi kita? Menurut Efraim dari Siria (306-373), mujizat penyembuhan Naaman di sungai Yordan menandakan misteri penyembuhan yang secara bebas dianugerahkan kepada segala bangsa di bumi ini oleh Tuhan kita Yesus Kristus melalui air pembaptisan dan pembaruan dalam Roh Kudus. Kita ingat, kepada Nikodemus Yesus bersabda, “tanpa lahir dari air dan Roh Kudus, tak seorang pun dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Yoh 3:5). Maka, St. Paulus mengajarkan kepada Titus, Yesus Kristus “menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus” (Titus 3:5). Pembaptisan membersihkan kita dari kusta dosa dan membuat kita lahir baru sebagai putri-putra Allah, Bapa kita. Kita semua selalu membutuhkan rahmat dan belas kasih Allah yang menolong kita setiap hari dalam setiap peristiwa hidup kita. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyembah Yesus Kristus yang mencurahkan rahmat kepada kita semua yang dengan rendah hati mencari Dia dengan iman penuh pengharapan dan dengan hati penuh pertobatan. Ia membersihkan kita lagi dari dosa-dosa kita hingga kita dapat melayani sesama dengan sukacita. Tuhan Yesus Kristus, Engkau memerdekakan kami dari setiap kebiasaan dosa dan setiap jalan yang melukai diri pun sesama jika kami membiarkan Engkau membersihkan dan menyembuhkan kami. Berkatilah kami semua karena kami ingin berjalan dalam kemerdekaan dan tumbuh dalam kasih dan kekudusan. Bebaskan kami dan bersihkanlah kami hingga kami mampu melakukan kehendakMu dengan gembira kini dan selamanya. Amin. Kredit foto: Ist

yesus menyembuhkan orang sakit 3

Senin, 9 Maret 2015
Pekan Prapaskah III
2Raja 5:1-15a; Mzm 42:2-3, 43:3-4; Lukas 4:24-30

... Pada zaman Elisa banyak orang kusta di Israel, tetap tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu….

MARI  kita percaya bahwa Allah menghendaki kita terbebas dari dosa, ketakutan dan penindasan. Injil hari ini mewartakan bahwa Yesus memuji Naaman yang percaya pada Allah.

Naaman, panglima raja Aram, orang Siria, mendengar tentang karya agung Allah Israel. Ia menderita kusta namun seketika disembuhkan dan dipulihkan jiwa raganya oleh Elisa, nabi besar Israel. Ia yang semula tak percaya, namun lalu bertobat dan mengikuti perintah sang nabi dengan mandi tujuh kali di sungai Yordan (2 Raja 5:1-15).

Mengapa Yesus mengangkat penyembuhan Naaman dan apa maknanya bagi kita? Menurut Efraim dari Siria (306-373), mujizat penyembuhan Naaman di sungai Yordan menandakan misteri penyembuhan yang secara bebas dianugerahkan kepada segala bangsa di bumi ini oleh Tuhan kita Yesus Kristus melalui air pembaptisan dan pembaruan dalam Roh Kudus.

Kita ingat, kepada Nikodemus Yesus bersabda, “tanpa lahir dari air dan Roh Kudus, tak seorang pun dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Yoh 3:5). Maka, St. Paulus mengajarkan kepada Titus, Yesus Kristus “menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus” (Titus 3:5). Pembaptisan membersihkan kita dari kusta dosa dan membuat kita lahir baru sebagai putri-putra Allah, Bapa kita.

Kita semua selalu membutuhkan rahmat dan belas kasih Allah yang menolong kita setiap hari dalam setiap peristiwa hidup kita. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyembah Yesus Kristus yang mencurahkan rahmat kepada kita semua yang dengan rendah hati mencari Dia dengan iman penuh pengharapan dan dengan hati penuh pertobatan. Ia membersihkan kita lagi dari dosa-dosa kita hingga kita dapat melayani sesama dengan sukacita.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau memerdekakan kami dari setiap kebiasaan dosa dan setiap jalan yang melukai diri pun sesama jika kami membiarkan Engkau membersihkan dan menyembuhkan kami. Berkatilah kami semua karena kami ingin berjalan dalam kemerdekaan dan tumbuh dalam kasih dan kekudusan. Bebaskan kami dan bersihkanlah kami hingga kami mampu melakukan kehendakMu dengan gembira kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ist

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply