Wisata Lombok: Trekking ke Air Terjun Sedang Gila di Senaru, Lombok Utara (7)

Air terjun tiu kelep di Senaru LombokKALI ini, destinasi wisata kami adalah kawasan Lombok Utara. Jenis wisatanya adalah trekking alias jalan-jalan menyisir jalanan setapak menuju objek wisata pegunungan. Kawasan trekking yang tengah naik daun di Lombok ini adalah lereng Gunung Rinjani. Di lereng Gunung Rinjani inilah, kami menjalani trekking menyisir sungai nan bening di Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Objek destinasinya berupa air tejun alami yang mengalir deras dari puncak ketinggian dan ‘mendarat’ dahsyat di sebuah hamparan bebatuan. Orang setempat di Senaru menyebut objek wisata air terjun di lereng Gunung Rinjani ini sebagai Sendang Gila. Objek wisata air terjun ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Sumber airnya berasal dari Danau Segara Anak di puncak Gunung Rinjani. (Baca: Wisata Lombok: Menunggu Matahari di Bukit Malimbu (6) Sendang Gile dan Tiu Kelep Selain Air Terjun Sendang Gile, masih ada dua lagi lainnya yakni Air Terjun Batara Lejang dan Air Terjun Tiu Kelep. Nama ini diambil dari kota kata bahasa asli Lombok yakni bahasa masyarakat Sasak. Kata “tiu” berarti kolam, sedangkan kata ‘kelep’ berarti terbang. Mitos yang beredar di situ menyebutkan, barangsiapa mandi berendam di ‘kolam terbang’ itu bisa awet muda. Menyeberang sungai dan turun-naik anak tangga Untuk menuju kedua kawasan wisata air terjun di Senaru, ada dua opsi yang bisa dipilih para wisatawan. Jalan kaki menyusuri jalan setapak di tepian sungai nan bersih atau jalan naik-turun anak tangga. Kami memilih opsi pertama dengan akses masuk dari seberang perkampungan. Indah nian menyusuri kawasan ini karena di tepian ada jurang lebar dimana nun jauh di sana ada pemandangan panorama sistem perasawahan terrasering yang menawan. Di seberang lain ada sungai kecil yang airnya luar biasa bening, khas air pegunungan. Akses masuk untuk menyisir jalanan setapak ini berada kurang lebih 1 km sebelum gerbang utama memasuki kawasan wisata dengan pilihan opsi kedua: turun-naik tangga. Untuk keperluan ini, tersedia jasa guide lokal yang kita bayar sesuai tarif rombongan. Sudah menjadi aturan di situ bahwa para pelancong wajib memakai jasa pemandu tur demi alasan keamanan: jangan sampai tersesat dan masuk jurang. Untuk menuju ke Air Terjun Sedang Gila memang butuh sedikit ‘nyali’ yakni keberanian menyeberang arus sungai pegunungan. Waktu ke situ bulan Desember 2014 lalu, cuaca sangat tidak mendukung karena lokasi di situ diguyur hujan sangat lebat. Selain cemas kalau-kalau air sungai meluap tiba-tiba, panorama indah di kawasan hutan tropis menjadi tidak maksimal bisa dinikmati. Senaru berada kurang lebih 70 km dari Ibukota Mataram. Namun, hebat juga ketika di Air Terjun Sendang Gila kami masih bisa menyaksikan turis perempuan dari Malaysia punya ‘nyali’ baja: nekad berenang dalam hujan lebat di ‘kolam terbang’ yang super dingin dengan hanya berbusana minim saja yakni berbikini ria. Di situ orang menguji nyali dengan membiarkan tubuhnya dihempas kekuatan air terjun. Kata Susan yang mencoba dahsyatnya air terjun di kedua air terjun itu: lumayan keras dan super dingin.

Air terjun tiu kelep di Senaru Lombok

KALI ini, destinasi wisata kami adalah kawasan Lombok Utara. Jenis wisatanya adalah trekking alias jalan-jalan menyisir jalanan setapak menuju objek wisata pegunungan. Kawasan trekking yang tengah naik daun di Lombok ini adalah lereng Gunung Rinjani.

Di lereng Gunung Rinjani inilah, kami menjalani trekking menyisir sungai nan bening di Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Objek destinasinya berupa air tejun alami yang mengalir deras dari puncak ketinggian dan ‘mendarat’ dahsyat di sebuah hamparan bebatuan.

Orang setempat di Senaru menyebut objek wisata air terjun di lereng Gunung Rinjani ini sebagai Sendang Gila. Objek wisata air terjun ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Sumber airnya berasal dari Danau Segara Anak di puncak Gunung Rinjani. (Baca: Wisata Lombok: Menunggu Matahari di Bukit Malimbu (6)

Sendang Gile dan Tiu Kelep

Selain Air Terjun Sendang Gile, masih ada dua lagi lainnya yakni Air Terjun Batara Lejang dan Air Terjun Tiu Kelep. Nama ini diambil dari kota kata bahasa asli Lombok yakni bahasa masyarakat Sasak. Kata “tiu” berarti kolam, sedangkan kata ‘kelep’ berarti terbang. Mitos yang beredar di situ menyebutkan, barangsiapa mandi berendam di ‘kolam terbang’ itu bisa awet muda.

Senaru Sendang Gila air terjun Lombok
Wisata trekking menyisiri kawasan pegunungan di Kaki Gunung Rinjani menuju Air Terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile di Senaru, Kec. Bayan, Lombok Utara, NTB. (Mathias Hariyadi0
Air Terjun Sedang Gila Lombok
Dingin dan kuatnya terjangan air terjun Sendang Gile di kaki Gunung Rinjani, Senaru, Kec. Bayan, Lombok Utara. (Mathias Hariyadi)

Menyeberang sungai dan turun-naik anak tangga
Untuk menuju kedua kawasan wisata air terjun di Senaru, ada dua opsi yang bisa dipilih para wisatawan. Jalan kaki menyusuri jalan setapak di tepian sungai nan bersih atau jalan naik-turun anak tangga.

Kami memilih opsi pertama dengan akses masuk dari seberang perkampungan. Indah nian menyusuri kawasan ini karena di tepian ada jurang lebar dimana nun jauh di sana ada pemandangan panorama sistem perasawahan terrasering yang menawan. Di seberang lain ada sungai kecil yang airnya luar biasa bening, khas air pegunungan.

Tangga di air terjun Senaru Lombok
Menyusuri jalan dengan naik-turun anak tangga menjadi keasyikan tersendiri bila melakukan trekking menyusuri lembah di kaki Gunung Rinjani di Senaru, Kec. Bayan, Lombok Utara. (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Akses masuk untuk menyisir jalanan setapak ini berada kurang lebih 1 km sebelum gerbang utama memasuki kawasan wisata dengan pilihan opsi kedua: turun-naik tangga. Untuk keperluan ini, tersedia jasa guide lokal yang kita bayar sesuai tarif rombongan. Sudah menjadi aturan di situ bahwa para pelancong wajib memakai jasa pemandu tur demi alasan keamanan: jangan sampai tersesat dan masuk jurang.

Untuk menuju ke Air Terjun Sedang Gila memang butuh sedikit ‘nyali’ yakni keberanian menyeberang arus sungai pegunungan. Waktu ke situ bulan Desember 2014 lalu, cuaca sangat tidak mendukung karena lokasi di situ diguyur hujan sangat lebat. Selain cemas kalau-kalau air sungai meluap tiba-tiba, panorama indah di kawasan hutan tropis menjadi tidak maksimal bisa dinikmati.

Senaru berada kurang lebih 70 km dari Ibukota Mataram.
Namun, hebat juga ketika di Air Terjun Sendang Gila kami masih bisa menyaksikan turis perempuan dari Malaysia punya ‘nyali’ baja: nekad berenang dalam hujan lebat di ‘kolam terbang’ yang super dingin dengan hanya berbusana minim saja yakni berbikini ria.

Di situ orang menguji nyali dengan membiarkan tubuhnya dihempas kekuatan air terjun. Kata Susan yang mencoba dahsyatnya air terjun di kedua air terjun itu: lumayan keras dan super dingin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply