Wisata Lombok: Pantai Mawun, Wisata Pantai Paling Top di Lombok Timur (2)

Pantai Mawun by Susana Selamat 2SELAMA ini, Lombok seakan sudah identik dengan Pantai Senggigi dan Gili Trawangan semata. Kedua kawasan wisata pantai ini terletak di kawasan Pulau Lombok Barat. Padahal, pesona Lombok tidak hanya kawasan pantai yang membujur panjang dari Senggigi menuju Pelabuhan Bangsal untuk kemudian ‘menyeberang’ ke gugusan pulau bernama Gili. Di Lombok Timur –kurang lebih sejauh 60 km […]

Pantai Mawun by Susana Selamat 2

SELAMA ini, Lombok seakan sudah identik dengan Pantai Senggigi dan Gili Trawangan semata. Kedua kawasan wisata pantai ini terletak di kawasan Pulau Lombok Barat. Padahal, pesona Lombok tidak hanya kawasan pantai yang membujur panjang dari Senggigi menuju Pelabuhan Bangsal untuk kemudian ‘menyeberang’ ke gugusan pulau bernama Gili.

Di Lombok Timur –kurang lebih sejauh 60 km dari Ibukota Mataram—juga ada gugusan kawasan wisata pantai yang sudah pasti tidak kalah indah maupun pesonanya.

Untuk pertama-tama, saya ingin menyebut Pantai Mawun terlebih dahulu sebagai kawasan pantai paling top di kawasan Lombok Timur.

Langsung dari Lombok Praya
Begitu mendarat di Bandara Internasional Lombok Praya di bagian tengah Pulau Lombok, kami memutuskan menggiring arah perjalanan wisata kami menuju kawasan timur Pulau Lombok. Destinasi utama perjalanan ini adalah Pantai Mawun. (Baca juga: Wisata Lombok: Begitu Mendarat di Praya, Segera Kunjungi Lombok Timur (1)

Pantai Mawun untuk pertama kalinya saya dengar dari Irwan, pemandu wisata sekaligus sopir rental mobil yang menemani kami sepanjang sepekan blusukan di Pulau Lombok. Menurut pemuda asli Lombok yang pernah bekerja di kawasan perkebunan sawit di pedalaman hutan di Kalimantan Timur ini, hingga kini Pantai Mawun yang sangat eksotik belum  terlalu dikenal oleh masyarakat luas.

“Kalau bicara kawasan wisata pantai pasir putih di Lombok Timur, maka orang akan segera membayangkan Pantai Kuta, Slong Blanak, dan masih banyak lagi lainnya. Padahal, di Lombok Timur ada pantai pasir putih yang paling bagus –setidaknya menurut saya– yakni Pantai Mawun,” tutur Irwan mencoba meyakinkan saya.

Sejenak, saya memang  sempat ragu mendengar ‘ocehan’ Irwan. Maklum, saya baru kenal dia ketika ia menjemput rombongan di Lombok Praya. Begitu kenal, ia langsung menawari kami melakukan trip perdana di hari pertama kunjungan ke Lombok dan itu langsung  menuju Pantai Mawun.

Namun sejenak kemudian, keraguan itu menjadi sirna,  begitu secara ‘ilmiah’ Irwan menjelaskan bahwa posisi Pantai Mawun ada di seberang bukit. Lokasinya agak ‘susah’ ditemukan, karena harus melalui jalan off road, keluar dari jalanan utama menuju kawasan pantai ini.

Untuk menuju ke situ, mobil atau motor harus ‘sehat’ benar, karena mesti melalui dua tanjakan tinggi dengan panjang jalan tanjakan lebih dari 600 meter. Itu artinya, kemampuan mobil mendaki jalanan tanjakan terjal dengan panjang perjalanan lebih dari ½ km harus benar-benar bisa teruji.

Omongan Irwan memang benar. Perjalanan tanjakan tajam terjadi dua kali menjelang masuk ke sebuah kota di kawasan Lombok Timur. Namun, kami tidak menuju ke ‘kota’ melainkan menyisir kawasan lain menuju lokasi di balik perbukitan. Di situlah Pantai Mawun yang eksotik berada.

Pantai Mawun by Susana Selamat 2

Laut biru, tenang, bersih, dan tidak ‘berisik’ oleh banyaknya pengunjung menjadi pesona paling eksotik Pantai Mawun di Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). (Courtesy of Susana Selamat)

Masuk off road
Begitu keluar dari tanjakan dan berjalan menurun menyusur perkampungan tradisional Lombok, mobil pun lalu memasuki kawasan off road menuju Pantai Mawun.

Untuk memasuki kawasan ini, beberapa pemuda lokal yang menjaga akses masuk utama lalu menarik tarif parkir mobil sebesar Rp 5.000,00. Tidak atau belum ada retribusi khusus untuk penumpang. Jadi, kami bertujuh pun bisa melaju masuk kawasan pantai ini secara gratis.

Sekalipun disebut jalanan off road, namun tak berarti jalan akses utama masuk ini penuh lumpur dan bebatuan. Ini lebih enak disebut sebagai jalan kampung dengan landasan berupa tanah berkapur dan sedikit cadas. Jadi, musim hujan tidak menjadi halangan bagi para turis untuk memasuki kawasan off road yang panjangnya tidak lebih dari 1/5 km ini.

Pun pula, para pemuda ‘penjaga’ pantai ini pun juga sangat ramah.

Lokasi tanjung (laguna)
Begitu tiba di lokasi setelah menyusuri jalanan off road berlandas pacu berupa tanah berkapur dan cadas, maka di depan mata sudah langsung tersaji Pantai Mawun yang eksotik.

Mari kita sebut satu per satu, letak istimewanya Pantai Mawun ini dibanding dengan segenap pantai berpasir putih di seluruh Lombok.

  • Pantai Mawun berada di sebuah lokasi tanjung atau laguna.
    Posisinya iapit oleh dua ‘bongkahan’ daratan berupa bukit-bukit menjulang tinggi. Ini punya efek besar hingga deburan ombak yang datang dari lepas pantai dari arah laut tidak pernah sampai ‘menjamah’ bibir pantai laguna ini. Maka boleh dibilang, Pantai Mawun sama sekali bebas dari ombak.
  • Berbentuk mirip tapal kuda dengan kedua bukit di posisi timur dan barat. Persis di perairan bening bertapal kuda inilah, para pelancong penikmat wisata air laut dan pasir pantai bisa menikmati keindahan alam hadiah dari Tuhan ini.
Pantai Mawun dengan dua bukit by ping

Pantai Mawun menawarka keheningan wisata pantai pasir putih, lantara di sisi barat dan timurnya ada dua daratan perbukitan yang ‘menghalangi’ masuknya ombak besar ke perairan tanjung ini. (Royani Lim/Sesawi.Net)

  • Pasir putih nan lembut.
    Pantai Mawun menawarkan butir-butiran pasir putih nan lembut. Sepanjang menyisir pantai ini, maka kaki serasa menapak di atas butiran ‘permata-permata’ mungil. Teksturnya lembut dan ‘keras’ sehingga ketika kita menginjak garis pantai, kaki pun tidak sampai ‘tenggelam’ masuk ke dalam tanah/pasir.
  • Perairan super tenang
    Nyaris tiada ombak di pantai ini. Pantai Mawun akan senantiasa memanjakan mereka yang suka bermain air pantai yang tenang dengan berenang mengambang atau lainnya.
Pantai Mawun by Susana Selamat 1

Berjemur matahari di sepanjang garis pantai menjadi acara melancong kesukaan para turis asing. Demikian pula yang terjadi di Pantai Mawun, Lombok Timur, NTB. (Courtesy of Susana Selamat)

  • Panjang garis pantai sepanjang sekitar satu 1 km
    Dengan garis pantai yang begitu memanjang dari sudut timur sampai ke ujung barat, maka para pelancong bisa melakukan ‘senam’ kaki dengan cara menyusuri garis pantai ini tanpa harus mengalami kecemasan kalau kakinya sampai ‘amblas’ masuk pasir.
  • Nyaman untuk berjemur diri
    Menikmati Pantai Mawun sepanjang tiga jam, maka di situ banyak turis asing menikmati panasnya matahari khas tropis dengan berjemur di sepanjang bibir pantai. Meski berpakaian minim –hanya dengan berbikini atau malahan G-String—mereka tetap merasa nyaman berjemur ria tanpa banyak diganggu oleh turis lokal atau warga setempat.
  • Enaknya air kelapa muda
    Pantai Mawun juga memanjakan wisatawan dengan tersedianya beberapa warung sederhana dengan menu suguhan khas pantai: kelapa muda. Dengan harga Rp 10 ribu, maka para pelancong bisa menikmati segarnya air kelapa muda hijau dan memakan ‘daging’ kelapa muda dengan sendok ‘alami’ berupa potongan batok kelapa muda yang tengah kita nikmati ini.

Kalau pun masih ada yang kurang, maka Pantai Mawun dengan pesona wisatanya yang super cantik ini harus segera disediakan kamar mandi yang cukup bersih dengan ketersediaan air yang lumayan. Ini menjadi kendala bagi para pengunjung, ketika harus mencari lokasi untuk buang air kecil dan BAB. Di situ hanya ada kamar mandi berikut WC, namun kondisinya sangat tidak terawat, kotor dan bau.

Rute menuju Pantai Mawun
Mari kita ambil sebagai patokan umum adalah Mataram, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Lombok termasuk wilayah administratif NTB.

Berbagai sumber menyebutkan, jarak tempuh Mataram ke Pantai Mawun adalah sekitar 60 km. Bisa ditempuh dengan rentang perjalanan waktu kurang lebih 1,5 jam dengan kecepatan rata-rata 60 km.

Kondisi jalan sepanjang Mataram-Praya-Mawun boleh dibilang sempurna. Hot mix bagus dengan tekstur jalan berkelok-kelok, namun mulus.

Ada dua rute yang bisa ditempuh menuju Pantai Mawun:

  • Rute Mataram menuju Cakranegara, Kediri, Praya, Penujak, Selong Belanak, lalu kemudian Mawun.
  • Rute lainnya adalah dari Mataran menuju Mataram, lalu Cakranegara. Kediri, Praya, Batunyale, Sengkol, Rambitan, Sade, Kuta, Mawun.
Pantai Mawun dengan dua bukit by ping

Pasir Putihnya Pantai Mawun di Lombok Timur. (Royani Lim/Sesawi.Net)

Pantai Mawun dari ketinggian by ping

Pemandangan di kejauhan adalah hamparan luas perkebunan kelapa. Hamparan ini berada di lokasi bawah dari jalur utama yang merupakan akses penting menuju Pantai Mawun. Persis di balik perbukitan inilah, Pantai Mawun menunjukkan keindahan alamnya. (Royani Lim/Sesawi.Net)

Menjelang turun menanjak ke Pantai Mawun, maka mata pelancong akan dimanjakan oleh panorama pemandangan alam dimana pucuk-pucuk pohon kelapa ada di bawah pandangan mata kita. Ketika kita berada di ketinggian, maka pemandangan alam di depan mata sungguh membuat pelancong menarik nafas lega. Ternyata, Lombok itu indah!

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply