Wisata Lombok: Begitu Mendarat di Praya, Segera Kunjungi Lombok Timur (1)

Lombok pemandangan dari atasKALAU Anda ingin menikmati indahnya panorama alam Indonesia tanpa banyak keramaian dan kemacetan, maka Pulau Lombok menjadi pilihan tepat. Pulau besar yang berada dalam satu gugusan pulau-pulau yang berbaris di garis pantai sepanjang Samudra Indonesia ini menarik untuk dikunjungi atas berbagai alasan. Pertama, destinasi wisata di Pulau Lombok juga banyak. Tersebar di kawasan Lombok Timur, […]

Lombok pemandangan dari atas

KALAU Anda ingin menikmati indahnya panorama alam Indonesia tanpa banyak keramaian dan kemacetan, maka Pulau Lombok menjadi pilihan tepat. Pulau besar yang berada dalam satu gugusan pulau-pulau yang berbaris di garis pantai sepanjang Samudra Indonesia ini menarik untuk dikunjungi atas berbagai alasan.

  • Pertama, destinasi wisata di Pulau Lombok juga banyak. Tersebar di kawasan Lombok Timur, Tengah, dan Barat.
  • Kedua, jenis wisata alam juga sangat bervariasi. Ada panorama alam berupa pantai nan bersih, pemandangan alam pegunungan, wisata budaya, dan wisata air yang tak kalah menariknya.
  • Ketiga, kuliner yang ada di Pulau Lombok juga sudah goes international: plecing kangkung, ayam taliwang, nasi balap puyung yang sangat khas Lombok.
  • Keempat, jaringan transportasi lokal yang sudah rapi tertata dengan sistem rental mobil atau motor yang terjamin dan andal.
  • Kelima, ratusan penginapan sekelas hotel berbintang sampai kelas homestay atau bahkan backpacker juga berjibun di sepanjang jalur Ibukota Mataram, Senggigi, Pelabuhan Bangsal, Gili Trawangan, dan di kaki Gunung Rinjani di kawasan Senaru, Lombok Utara.

Lombok Praya
Dulu sekali, akses penerbangan ke Lombok terjadi melalui Bandar Udara Selaparang yang berlokasi tak jauh dari Ibukota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, sejak setahun terakhir ini posisi akses masuk ke Lombok melalui jalur penerbangan sudah ‘bergeser’ ke arah Timur; tepatnya di Lombok Praya (LOP) yang berlokasi di kawasan tengah Pulau Lombok.

pulau lombok

Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) by Ist

Dengan demikian, kalau Anda sudah memutuskan menginap di kawasan Mataram atau Senggigi yang terletak di kawasan Lombok Barat, maka begitu mendarat di Bandara Internasional Lombok –biasa disingkat BIL—sebaiknya itinerary perjalanan wisata Anda arahkan menuju kawasan Lombok Timur. Ini agar tidak terjadi duplikasi perjalanan dan membuang waktu sia-sia: mendarat, lalu pergi ke kawasan Barat di Senggigi atau Mataram, dan kemudian balik lagi ke arah Timur.

Jarak tempuh BIL ke Ibukota Mataram sekitar 45-60 menit. Kalau ditambah lagi menuju kawasan Senggigi yang berjarak sekitar 15 km dari Mataram, maka jarak tempuh dari BIL menuju Senggigi bisa mencapai waktu 1,5 jam.
Pada hari-hari libur, kawasan jalur lalu lintas Senggigi-Mataram akan menjadi sangat padat. Belum lagi kalau harus memasuki Ibukota Mataram dari arah Timur. Perjalanan panjang menjadi melelahkan, ketika Anda baru saja mendarat dari penerbangan jauh dan di depan mata arus kendaraan tersendat.

Rute tengah dan timur Lombok
Keputusan kami melakukan perjalanan menuju arah timur begitu mendarat di Lombok Praya terjadi karena studi peta topografi Lombok seperti sudah disampaikan di atas. Namun, saran penduduk lokal yang menyarankan hal yang sama menjadi penentu akhir dari keputusan ini: mendarat di Lombok Praya dan langsung berwisata ke arah timur.

Bandar Udara Lombok Praya

Gerbang utama Bandar Udara Internasional Lombok Praya (BIL) di Pulau Lombok bagian tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) by Mathias Hariyadi/Sesawi.Net

Perjalanan pertama selepas mendarat di Bandara Internasional Lombok Praya membawa kami ke sebuah permukiman tradisional suku Sasak yang merupakan warga lokal asli Pulau Lombok.

Berikutnya adalah kawasan jalur pantai yang membentang panjang di balik kawasan perbukitan. Maka di sini akan ada Pantai Mawun, Pantai Slong Blanak, Pantai Kuta (nama sama dengan Pulau Bali), dan beberapa kawasan pinggiran pantai lainnya.
Usai menyisir kawasan Lombok Timur dan dalam perjalanan kembali menuju Mataram-Senggigi di Lombok Barat, maka perjalanan wisata bisa mendatangi Sukarare. Inilah sebuah kawasan desa permukiman dimana seluruh penduduknya merupakan pengrajin kain tenun khas Lombok.
Berikutnya adalah Banyumulek dimana ada pengrajin pottery berbahan baku tanah liat yang dibakar, dibentuk formatnya dan kemudian dicat dengan berbagai warna.
Barula setelah itu, kita bisa masuk Ibukota Mataram. Lalu kota ‘kuno’ Ampenan yang merupakan kota lama Mataram dan kemudian masuk ke arah Barat menuju Senggigi.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply