White Christmas

Ayat bacaan: Mazmur 51:9
====================
“Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!”

white christmas, seputih salju

Salju yang putih seringkali dikaitkan dengan keindahan Natal. Tidak heran ketika ada lagu White Christmas, yang menjadi populer ketika dibawakan oleh Bing Crosby dalam film “Holiday Inn” tahun 1942, kemudian menjadi lagu legendaris dan lagu natal wajib terlebih setelah tampil dalam film berjudul sama tahun 1954. Kartu-kartu Natal pun banyak yang menggambarkan keindahan pohon atau rumah yang ditutupi putihnya salju.Hiasan pohon natal pun demikian. Ada banyak orang yang menambahkan kapas untuk menciptakan kesan salju memenuhi hiasan pohon natal mereka. Selain dari keindahan yang tercipta lewat turunnya salju, warna putih yang menjadi warna salju pun sering dijadikan sebuah lambang akan sesuatu yang bersih bahkan kesucian.

Malam ini saya ingat akan kisah Daud. Daud yang sangat dekat dan mengenal hati Tuhan, pada suatu ketika melakukan serangkaian perbuatan yang tercela. Ia berzinah dengan Batsyeba, berbohong dan kemudian membunuh Uria, suami sah dari Batsyeba. Daud jadi begitu kejam dan tidak sadar akan perbuatannya yang dikuasai hawa nafsu. Ia dikuasai dosa. Dan apa yang Daud lakukan dianggap sebagai perbuatan jahat di mata Tuhan. (2 Samuel 11:27). Lalu Tuhan mengutus Nabi Natan untuk datang kepada Daud dan memperingatkannya. Dihadapkan pada pelanggaran-pelanggarannya,Daud tidak dapat berkelit untuk membela diri. Daud pun mengakui bahwa ia berdosa kepada Tuhan. Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada Tuhan.” (2 Samuel 12:13a). Apa jawaban Natan? “Dan Natan berkata kepada Daud: “Tuhan telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.” (ay 13b). Meskipun tetap ada konsekuensi atas dosa yang telah Daud lakukan, tapi Tuhan memberi jaminan pengampunan kepadanya ketika ia menyadari dan mengakui kesalahannya.

Maka Mazmur 51 pun kemudian ditulis. Dalam Mazmur 51 Daud menuliskan rangkaian syair nyanyian yang sangat indah akan pengakuan dosa, pertobatan dan permohonan atas pengampunan Allah. “Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!” (Mazmur 51:9). Daud menyadari bahwa Tuhan mampu mentahirkan dirinya dan membasuhnya agar bersih dari dosa-dosa dan pelanggaran yang ia perbuat, dan menjadikannya kembali putih, bahkan lebih putih dari salju. Untuk memperoleh pengampunan dan kembali memutihkan dosa-dosa kita, kita harus membasuh diri kita dengan jalan mengakui dosa-dosa kita di hadapan Tuhan, segera bertobat dan memohon pengampunan turun atas diri kita. “Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku..” (Yesaya 1:17) Dan jika kita melakukan ini, firman Tuhan berkata demikian: “..Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” (ay 18).

Hari Natal dimana kita memperingati kelahiran Yesus Kristus ke dunia akan kita rayakan dua hari lagi. Mari kita menguduskan diri, mengakui segala dosa kita, dan mintalah agar Tuhan mengampuni serta membersihkan hati kita. Dia akan selalu memberi pengampunan, bahkan memulihkan sukacita ketika kita berbalik dari jalan-jalan yang jahat dan kembali kepada jalanNya. Tuhan akan memutihkan dosa yang sangat merah sekalipun untuk menjadi seputih salju. Bukan salju asli yang penting dalam menyambut Natal, tapi kekudusan kita yang seputih salju lah yang penting. So, let’s have a White Christmas.

Jadilah seputih salju untuk merayakan kelahiran Kristus

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply