Wall-E (2) : Kelestarian Lingkungan

Ayat bacaan: Kejadian 1:11-12
=======================
“Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”

kelestarian lingkungan, go green, wall-e

Selain mengingatkan kita tentang pentingnya kasih dalam hidup manusia, Wall-E juga menyampaikan pesan yang tidak kalah serius: jagalah kelestarian lingkungan. Ketika sedang melakukan tugasnya membersihkan timbunan sampah, Wall-E menemukan sebatang tanaman kecil yang ditanam di dalam sepatu bot tua. Tanaman inilah yang nantinya menjadi bukti bahwa bumi sudah terbebas dari racun setelah 700 tahun terkontaminasi dan tidak bisa ditinggali. Perjuangan Wall-E dan Eve tidak kenal lelah untuk menjaga tanaman tersebut tetap hidup dan aman dari kejaran robot-robot Axiom yang tidak ingin manusia kembali ke bumi.

Kita seringkali lupa bahwa lingkungan harus dilestarikan. Masih banyak orang membuang sampah sembarangan. Timbunan sampah menumpuk di mana-mana, sungai tercemar dengan limbah dan sampah, asap pabrik mencemarkan udara, semua ini bisa berdampak fatal di kemudian hari. Dampak yang disebabkan oleh rusaknya lingkungan hidup pun sebenarnya sudah mulai kita rasakan saat ini. Perubahan suhu permukaan bumi menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim yang mengganggu ekosistem di bumi, mencairnya gunung-gunung es di kutub yang pada akhirnya bisa memberi masalah bagi pulau-pulau.

Alam yang indah dengan tumbuh-tumbuhan adalah ciptaan Tuhan yang luar biasa. Dia menyediakan segalanya bagi kita semua. Dan lihatlah, Tuhan berkata bahwa apa yang Dia ciptakan adalah baik. (Kejadian 1:12) Coba baca Mazmur 104 yang menggambarkan keindahan alam secara luar biasa. Semua itu adalah karya nyata Tuhan, sebuah bukti yang tidak dapat disangkal akan keilahian Tuhan seperti yang dinyatakan dalam Roma 1:20. Tuhan kita adalah Tuhan yang peduli lingkungan. Dalam Ulangan 20:19-20 Tuhan mengingatkan manusia agar tidak menebang pohon sembarangan. “Apabila dalam memerangi suatu kota, engkau lama mengepungnya untuk direbut, maka tidak boleh engkau merusakkan pohon-pohon sekelilingnya dengan mengayunkan kapak kepadanya; buahnya boleh kaumakan, tetapi batangnya janganlah kautebang; sebab, pohon yang di padang itu bukan manusia, jadi tidak patut ikut kaukepung.Hanya pohon-pohon, yang engkau tahu tidak menghasilkan makanan, boleh kaurusakkan dan kautebang untuk mendirikan pagar pengepungan terhadap kota yang berperang melawan engkau, sampai kota itu jatuh.” Ini menunjukkan perhatian Tuhan yang sangat serius terhadap kelestarian lingkungan dan penghijauan.

Bumi beserta segala isinya adalah milik Tuhan (Mazmur 24:1), dan kita manusia diberi otoritas untuk menguasainya (Kejadian 1:28). Kelestarian lingkungan atau kerusakan lingkungan, tergantung dari bagaimana kita menyikapinya. Kita diberi otoritas untuk menjaga kelestarian lingkungan, maka kita harus bertanggungjawab atas otoritas yang diberikan Tuhan. Wall-E menggambarkan sebuah peringatan serius apabila kita terus merusak lingkungan. Jangan sampai apa yang digambarkan dalam film terjadi: betapa sebuah tanaman kecil akan menjadi sangat langka dan begitu berharga. Jangan sampai kita baru menyadari hal tersebut sesudah semuanya terlambat. Di tangan kita terletak tugas untuk melestarikan alam, menjaga bumi agar tetap hijau, dan itu semua harus kita pertanggungjawabkan pada Tuhan. Pagi ini ketika saya melihat tumbuh-tumbuhan hijau dan pepohonan di depan rumah, saya bersyukur dan berterimakasih pada Tuhan atas keindahan ciptaanNya. Saya pun berterimakasih karena saya masih diberi kesempatan untuk menyaksikan indahnya alam yang hijau. Mari kita jaga sama-sama alam yang indah ini mulai sekarang, agar apa yang masih kita nikmati saat ini juga dapat dinikmati oleh anak-cucu kita sebagai buah pikiran dan karya Tuhan yang luar biasa indahnya.

Tuhan menciptakan alam hijau dengan sangat indah dan memberi otoritas pada kita untuk melestarikannya

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment