Wacana Sri Paus ke Indonesia: Ini Klarifikasi KWI

Mgr-Pujasumarta-286x300HARIAN The Jakarta Globe edisi hari Jumat tanggal 14 November 2014 melansir berita dengan judul menyenangkan tapi juga mengagetkan: “Archbishop: Pope Francis to Visit Indonesia in 2017“. Lalu dalam tubuh berita tertulis antara lain: “Pope Francis will visit the world’s largest Muslim-majority nation in 2017, the secretary general of the Indonesian Bishops Conference (KWI) said […]

Mgr-Pujasumarta-286x300

HARIAN The Jakarta Globe edisi hari Jumat tanggal 14 November 2014 melansir berita dengan judul menyenangkan tapi juga mengagetkan: “Archbishop: Pope Francis to Visit Indonesia in 2017“.

Lalu dalam tubuh berita tertulis antara lain: “Pope Francis will visit the world’s largest Muslim-majority nation in 2017, the secretary general of the Indonesian Bishops Conference (KWI) said on Thursday.”

Kemudian berlanjut dengan kutipan pernyataan Sekjen KWI Mgr. Johannes Pujasumarta:

“The pope will come to Indonesia, to celebrate Asian Youth Day,” said Mgr. Johannes Pujasumarta, the archbishop of Semarang. Johannes, who was speaking on the sidelines of a KWI meeting in Central Jakarta, said he could not yet confirm any details.”

Klarifikasi KWI
Ketika berita tersebut kami konfirmasikan kepada jajaran KWI, maka Sekjen KWI Mgr. Johannes Pujasumarta lalu memberikan beberapa tanggapan klarifikasi atas pemberitaan tersebut.

Secara ringkas isinya demikian:

Memang benar bahwa KWI telah mengadakan diskusi dan berwacana ingin mengundang Bapa Suci agar berkenan menghadiri IYD 2016 di Keuskupan Manado. (Baca juga: Hasil Sidang KWI: Indonesian Youth Day 2016 dan 7th Asian Youth Day 2017)

Namun itu baru sebatas wacana saja, sekalipun hasrat dan keinginan mengundang datang Sri Paus ke Indonesia dalam pesta iman IYD 2016 disambut hangat di kalangan para Uskup Indonesia.

“Itu baru masuk tahapan usulan dan memang benar usulan itu telah disambut hangat oleh para Bapak Uskup,” kata Sekjen KWI Mgr. Johannes Pujasumarta menjawab Sesawi.Net.

Menurut Mgr. Pujasumarta, pernyataan beliau mengenai KEMUNGKINAN kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus ke Indonesia baru sebatas usulan yang beredar dan disambut hangat oleh Sidang Tahunan 2014 KWI. Yakni, harapan agar Sri Paus berkenan menghadiri IYD 2016. (Baca juga: Indonesia: Tuan Rumah 7th Asian Youth Day 2017, Berharap Paus Datang)

“Bahwa pastinya Sri Paus akan berkenan hadir atau tidak, tentu kita tidak bisa memberikan jawaban pasti,” tandas Uskup Agung Semarang ini.

Demikianlah sedikit klarifikasi yang diberikan Sekjen KWI Mgr. Johannes Pujasumarta berkaitan dengan berita di atas.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply