Update Berita Longsor Banjarnegara dan Kiprah Karito Keuskupan Purwokerto

Banjarnegara Karito 2

HARI ke-4 bencana longsor di wilayah Kabupaten Banjarnegara secara khusus menimpa Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara mengalami perkembangan baru.

Pihak Pemerintah melalui BNPB dan BPBD telah merubah cara pencarian evakuasi jenasah yang masih tertimbun (Senin, 15/12/14). Yang awalnya, tim relawan mencari tersebar di beberapa tempat maka lalu diubah strateginya menjadi hanya dibagi dalam 2 tim dan sektor.

Tim 1 menangani sektor atas (jalan raja yang masih tertimbun setengah) dan Tim 2 menangani sektor bawah tempat 35 rumah tertimbun. Dengan strategi ini tim bisa menemukan lebih banyak jenasah korban.

  • Hari ke-1 evakuasi Minggu, 14/12/14 telah menemukan 4 korban sehingga jumlah korban tewas menjadi 20 orang;
  • Hari ke-2, Senin, 15/12/14 ditemukan 27 korban lagi sehingga angkanya menjadi 47;
  • Hari ke-3, Selasa, 16/12/14 ditemukan 9 korban lagi sehingga menjadi 56, sementara masih ada 52 lainnya belum bisa ditemukan dan masih dalam proses evakuasi – pencarian.

Data 56 korban meninggal longsor Dusun Jemblung terdiri dari:

  • 38 Laki-laki, 18 Perempuan
  • 10 anak-anak
  • 46 dewasa
  • 6 jenasah belum teridentifikasi.

Sektor penemuan jenasah:

  • 17 jenasah ditemukan di sektor 1 dekat jalan raya Banjarnegara – Pekalongan;
  •  35 jenasah ditemukan di sektor 2 di bagian bawah tempat 35 rumah tertimbun longsoran.
Banjarnegara Karito 4

Kondisi lapangan ketika dilakukan proses evakuasi. (Dok. Karito Keuskupan Purwokerto)

Banjarnegara Karito 3

Bahu-membahu bekerjasama mencari korban tanah longsor di Dusun Jemblung, Kec. Karangkobar, Kab. Banjarnegara. (Dok. Karito Keuskupan Purwokerto)

Pemda setempat melalui Bupati telah menetapkan ‘Masa Tanggap Darurat Tanah Longsor Banjarnegara’, 8 – 21 desember 2014.

Hingga sekarang jumlah warga yang mengungsi tercatat sebanyak 1. 145 jiwa dan tersebar di 10 titik tempat pengungsian.

Dapur Umum yang didirikan oleh Kemensos melayani kebutuhan dasar pengungsi, juga ada beberapa dapur umum yang lain menyediakan dan membenatu kepentingan warga terdampak dan para relawan Belum teridentifikasi secara pasti ada berapa, pihak Posko Center yang ada di depan Kecamatan Karangkobar belum bisa memberi data pasti.

Kementerian PU telah mendatangkan alat-alat berat sebanyak 15 alat berat yang bekerja secara maraton guna mengejar kondisi cuaca karena selalu diguyur hujan di lokasi dan area sekitarnya. Mereka dibantu para relawan harus membebaskan longsoran sepanjang kurang lebih 300 M, dengan ketebalan 2–3 meter. Mereka datang dari Tim Reaksi Cepat BNPB, BPBD, TNI, POLRI, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, NGO, dunia usaha serta relawan swadaya masyarakat.

Banjarnegara Karito 2

Kerjasama banyak pihak terjadi di lapangan ketika proses evakuasi berlangsung di lokasi bencana tanah longsor yang mengubur Dusun Jemblung. (Dok. Karito Keuskupan Purwokerto)

Jalan menuju ke arah lokasi padat sekali, sehingga untuk akses roda empat dan roda dua sedikit terhambat. Sekarang ini, belum ada tanda-tanda akan turun hujan, cuaca cerah. meskipun cepat sekali berubah.

Posko St. Antonius Paroki Banjarnegara
Pihak Posko tanggap Darurat Paroki St. Antonius Banjarnegara, selalu berkoordinasi dengan teman-teman yang ada dilapangan, serta dengan Pihak Posko Pemerintah dan aparat desa setempat. Posko akan selalu mengupdate data dan mengirimkan informasi perkembangan yang ada di lapangan termasuk mencari informasi dampak tanah longsor di desa-desa yang lain. (Baca juga:  Posko St. Antonius Paroki Banjarnegara untuk Para Korban Longsor Jemblung (1)

Banjarnegara Karito 5

Mobil pun ikut terkubur habis dalam benaman lumpur tebal. (Dok. Karrito Keuskupan Purwokerto)

Masih fokus di pemberian nasi bungkus untuk para warga dan relawan yang menjadi bertambah banyak, sedangkan untuk rencana ke depan akan lebih mengefektifkan tenaga-tenaga bantuan yang akan segera bergabung dengan posko kami, seperti dari :

Kelompok Tagar Magelang dikoordinir oleh Bapak Yudo. Mereka dalah teman-teman yang selalu siap sedia menjadi relawan bencana. Teman-teman Mapala Universitas Sanata Dharma akan segera bergabung, Center for Trauma Recovery UNIKA Soegijapranoto Semarang, juga Indosiar.

Kredit foto: Karito Keuskupan Purwokerto

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: