Tuhan yang Memperlengkapi

Ayat bacaan: Efesus 4:11-12
=======================
“Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus”

Apa saja yang kita butuhkan dalam menjalani panggilan? Masing-masing orang punya panggilannya sendiri yang tentu saja memerlukan kebutuhan yang berbeda. Selain talenta, keahlian dan pengetahuan, tidak jarang pula kita membutuhkan berbagai kelengkapan lainnya agar bisa maksimal dalam menjalankannya. Seperti yang saya sampaikan kemarin, banyak orang yang lari dari panggilan, menolaknya karena beralasan bahwa mereka tidak sanggup. Kurang mampu, kurang waktu, kurang tenaga, kurang fasilitas dan kurang lainnya akan menjadi dasar alasan untuk menolak. Kita sering menutup mata dari apa yang sebenarnya sudah ada pada kita dan mengarahkan pandangan hanya kepada apa yang kita belum/tidak punya. Padahal, beranikah kita memberi pertanggungjawaban kelak kalau panggilan yang sudah diberikan Tuhan tidak pernah kita lakukan sampai akhir masa hidup kita di dunia? Apakah ada firman Tuhan yang secara jelas menyatakan bahwa Tuhan ternyata sudah memperlengkapi masing-masing orang menurut kebutuhannya untuk menjalani panggilan tersebut?

Sebelum kita sampai kesana, ketahuilah bahwa Tuhan menyuruh kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besarNya di bumi ini. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10). Seperti yang saya sebutkan, karena hanya melihat apa yang belum ada, kita kerap lupa bahwa ketika Allah menyuruh kita, Dia sebenarnya sudah melengkapi kita dengan segala sesuatu, dan akan terus melengkapi kita lebih lagi. Tuhan bahkan telah memberikan Roh Kudus yang akan selalu membantu dalam pelaksanaannya, sehingga sebenarnya bukan kehebatan dan kemampuan kita yang utama, namun kemauan dan kesungguhan kitalah yang diinginkan Tuhan. Untuk bisa melaksanakannya, kita semua telah Dia perlengkapi dengan baik.

Musa pernah mengalami keraguan seperti ini ketika ia pertama kali menerima penugasan dari Tuhan. Musa berulangkali menolak karena merasa tidak mampu. Musa terus berbantah terhadap perintah Tuhan, semua itu bisa kita baca dalam Keluaran 2:23 hingga Keluaran 4:17. Musa merasa tidak mampu, punya banyak kelemahan, tidak mampu berbicara dengan baik dan terus diliputi keraguan bagaimana bangsa Israel yang besar itu mau mempercayainya. Musa melupakan satu hal, yaitu bahwa ketika Tuhan menyuruh, Dia sudah melengkapi segalanya, dan akan terus menuntun hingga pekerjaan yang dilakukan akan bisa berhasil. Tuhan terus meyakinkan Musa bahwa Dia sendiri akan menyertai dan melengkapi Musa dengan segala sesuatu yang diperlukan. Kita tahu bahwa akhirnya terbukti Musa sanggup memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.

Seringkali kita merasa tidak mampu atau belum sanggup melakukan pekerjaan Tuhan. Tidak sekolah Alkitab, masih terlalu muda, punya banyak kesibukan, belum siap, belum terpanggil dan sebagainya. Padahal ketika Tuhan memberikan panggilanNya, Dia selalu melengkapi kita dengan apapun yang kita butuhkan. Kita bisa melihat hal ini dalam kitab Efesus. “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus” (Efesus 4:11-12).

Petrus pun mengingatkan hal yang sama. “Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.” (1 Petrus 5:10).Allah akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita semua ketika kita taat untuk melakukan tugasnya.

Apapun panggilan yang ada pada kita, Tuhan selalu memperlengkapi sepenuhnya agar kita mampu menyelesaikannya. Ada berbagai karunia rohani atau kemampuan khusus bagi masing-masing orang yang percaya kepadaNya dan mau melakukan pelayanan demi kemuliaanNya. Semua dengan jelas telah difirmankan Tuhan melalui Paulus. “Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.” (1 Korintus 12:4-5). Rinciannya adalah sebagai berikut: “Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.” (ay 8-10). Dan Paulus menutupnya dengan kembali mengingatkan bahwa semua itu dikerjakan oleh Roh yang satu dan sama. Satu Roh, satu Tuhan, dan karunia-karunia itu diberikan sesuai dengan apa yang dikehendaki Tuhan. (ay 11).

Mungkin saja ada perlengkapan dan kebutuhan yang saat ini tampaknya belum anda miliki. Tetapi sudahkah anda memeriksa terlebih dahulu apa yang ada pada anda? Dengan apa yang ada mungkin anda bisa mulai dahulu sembari menunggu sampai semua yang dibutuhkan terpenuhi. Kita harus benar-benar memeriksa apa yang ada, dan apa yang bisa mulai kita kerjakan. Seringkali dalam melengkapi kita Tuhan tidak memberikan semuanya langsung jadi tetapi menyediakan segala yang dibutuhkan dalam proses pemenuhan kebutuhan tersebut. Jika diibaratkan, Tuhan lebih suka menyediakan kail dan ikan di laut ketimbang ikan bakar yang langsung terhidang di meja makan.

Apabila diantara teman-teman ada yang masih merasa tidak mampu meski sudah mendapat panggilan dari Tuhan melakukan sesuatu, jangan ragu dan mulailah segera. Gereja dimana anda tumbuh tetap membutuhkan pengerja-pengerja untuk melakukan pekerjaan Tuhan di dunia ini, lebih dari itu, lewat apapun anda tetap bisa melayani Tuhan, baik dalam pekerjaan, pendidikan dan sebagainya. Tidak perlu takut tidak mampu, karena Tuhan adalah Allah yang akan terus memperlengkapi segala sesuatu yang dibutuhkan untuk bisa mengerjakannya dengan cemerlang.

Where God guides, He provides

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply