Tuhan Sumber Keselamatan

Ayat bacaan: Mazmur 28:8
================
“TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!”

Jika anda termasuk orang yang aktif di dunia maya, anda tentu tahu bahwa tidak akan pernah ada jaminan 100% aman disana. Virus, spam, spyware dan berbagai hal lainnya bisa setiap saat mengancam keamanan komputer kita. Kita bisa meminimisasinya dengan menggunakan antivirus yang baik, tetapi itupun tidak menjamin keamanan sepenuhnya. Jika anda menggunakan flashdisk dan sering menggunakannya di komputer yang berbeda, maka tingkat kerawanannya pun akan semakin besar. Jika itu kita refleksikan ke dalam kehidupan di dunia ini, adakah sesuatu yang bisa ditawarkan dunia ini untuk menjamin kita 100% aman? Rasanya tidak ada. Kita bisa saja mengasuransikan segala hal dari kita, memasang barikade berlapis-lapis di sekeliling rumah, membangun tembok super tebal yang sangat tinggi, menyewa banyak penjaga, memasang CCTV disetiap sisi, namun tetap saja kita akhirnya akan sadar bahwa semua itu tidaklah sanggup menjamin keselamatan atau keamanan kita sepenuhnya. Dimana anda merasa paling aman menyimpan uang? Bank mungkin pilihan yang paling masuk akal, tetapi itupun tidak serta merta menjamin keamanannya. Kita bisa saja menjaga kondisi tubuh sebaik mungkin, tetapi yang namanya sakit kapan saja tetap bisa menimpa kita. Kita hanya bisa mengurangi kemungkinan, tetapi tidak ada satupun yang bisa ditawarkan dunia untuk menjamin keamanan, kesehatan, kekuatan dan sebagainya secara pasti, apalagi memberi jaminan keselamatan untuk kehidupan kekal. Seberapa besarpun kita berusaha, pada suatu ketika kita akan sampai pada kesimpulan bahwa hanya Tuhanlah yang sanggup menyediakan semua itu.

Daud ternyata sudah sampai pada kesimpulan seperti itu sejak dahulu kala. Berulang kali kita mendapati kesimpulan dari hasil perenungan Daud lewat tulisan-tulisannya yang dengan pasti menyatakan bahwa keselamatan dan kekuatan yang sebenarnya hanyalah berasal dari Tuhan. Salah satunya berbunyi “TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya!” (Mazmur 28:8). Hanya Tuhan sumber kekuatan dan benteng keselamatan bagi umatNya, orang-orang yang diurapiNya. Ini diucapkan oleh sosok raja Israel yang nyatanya sering mengalami situasi sulit bahkan yang mengancam nyawanya dalam begitu banyak kesempatan. Kita tahu bahwa apa yang dialami Daud sungguh penuh gelombang. Berada dalam kejaran Saul, lalu kelak lari dari makar yang dilakukan anak kandungnya sendiri, Absalom dan lain-lain. Sebelum ia menjadi raja pun hidupnya tidaklah mudah. Ia harus berhadapan dengan cakar singa dan beruang yang hendak memangsa ternak yang ia gembalakan. Kemudian ia pun harus menghadapi raksasa Goliat yang bersenjata lengkap. Tetapi semua itu tidaklah membuatnya surut. Dalam hal menghadapi cakar singa dan beruang serta Goliat, Daud dengan tegas berkata “Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.” (1 Samuel 17:36). Daud punya pengalaman segudang mengenai yang namanya situasi sulit atau berbahaya, dan ia punya bukti konkrit mengenai bagaimana dahsyatnya kuasa Tuhan bagi umatNya.

Jika kita membaca proses perjalanan bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir menuju tanah Kanaan, kita akan mendapatkan bukti nyata akan betapa luar biasanya penyertaan Tuhan itu. Pergantian nama Hosea yang artinya “keselamatan” menjadi Yosua yang berarti “Tuhan adalah keselamatan” atau “Tuhan menyelamatkan” oleh Musa (Bilangan 13:16) menunjukkan penegasan secara langsung dari Tuhan akan hal ini. Dan lihatlah bagaimana Yosua kemudian sukses menjadi penerus Musa untuk membawa bangsa Israel masuk ke dalam tanah yang dijanjikan Tuhan. Yosua memang menjadi pemimpin pada saat itu, tetapi sesungguhnya penyertaan Tuhanlah yang membawa keselamatan bagi mereka. Tuhan sendirilah yang sebenarnya merupakan Sosok yang memimpin bangsa Israel menuju Kanaan. Saya percaya Daud mengetahui persis seluruh catatan sejarah mengenai bukti nyata keselamatan dan kekuatan dari Tuhan yang mampu membawa bangsa Israel, dan berbagai pengalaman pribadinya pun sesuai akan hal itu. Tidaklah mengherankan jika Daud bisa berkata “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku” (Mazmur 62:2). Dan penegasan kuat pun kita temukan dalam Mazmur, ketika Daud dengan lantang berseru bahwa perlindungan dan kekuatan dari Allah itu bukanlah sebatas wacana saja tetapi sudah sangat terbukti. “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” (46:2).

Jika Tuhan merupakan sumber kekuatan dan benteng keselamatan yang paling terjamin, dan semua itu sudah terbukti, mengapa kita harus terus berusaha mencari alternatif-alternatif keselamatan dari segala yang ditawarkan oleh dunia dan malah melupakan Tuhan sama sekali? Tidakkah kita menyadari bahwa sesungguhnya kuasa Tuhan berada di atas segalanya, dan bagi Dia tidak ada satupun hal yang mustahil? Lihatlah apa kata Tuhan seperti yang terdapat dalam kitab Yeremia. “Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku?” (Yeremia 32:27). Hidup bisa saja bertambah sulit, bisa saja penuh gejolak, bahkan himpitan persoalan bisa saja membuat kita susah, tetapi ingatlah bahwa tidak ada alasan bagi kita untuk khawatir akan hal itu. Percayakan semuanya ke dalam tangan Tuhan yang berkuasa di atas segalanya. Jika Tuhan sudah membuktikan bagaimana Dia sanggup menjadi Tempat Perlindungan, Sumber Kekuatan dan Penolong kepada Daud dan bangsa Israel di jaman Musa, Dia tentu sangat-sangat bisa melakukan yang sama bagi kita hari ini.

No need to fear when God is near

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: