Tuhan Beserta Kita

Ayat bacaan: 2 Tawarikh 15:2
=======================
“TUHAN beserta dengan kamu bilamana kamu beserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya, Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkan-Nya, kamu akan ditinggalkan-Nya.”

tuhan beserta kita

Beberapa hari yang lalu saya menuliskan mengenai pentingnya penyertaan Tuhan dalam hidup kita. Saya merasakan sendiri betapa damainya dan amannya hidup jika Tuhan beserta kita, jika hidup kita ada dalam perlindunganNya. Nothing to fear, nothing to worry, meskipun kita belum melihat apa yang membentang di hadapan kita. Jika Tuhan memelihara hidup kita, maka kita pun bisa berjalan dengan tenang menyongsong hari depan tanpa rasa khawatir. Sekarang pertanyaannya, kapan Tuhan menyertai kita? Ayat bacaan hari ini menjelaskan bahwa Tuhan akan selalu beserta kita selama kita beserta Dia, selama kita bertekun mencariNya.

Ada banyak orang yang selalu menyebut-nyebut nama Tuhan. Ketika kaget, dalam suka, dalam duka, bahkan ketika mengumpat. Apakah dengan terus menyebut nama Tuhan itu berarti seseorang ada beserta Tuhan? Tidak. Lihatlah ayat ini: “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.” (Mat 7:21). Kenyataannya banyak orang yang salah kaprah dengan melakukan pembenaran atas tindakan mereka yang sesat dengan mengatasnamakan Tuhan. Mereka berusaha meyakinkan orang untuk membenarkan perbuatan mereka dengan membawa-bawa nama Tuhan. Bahkan tidak jarang, mereka berusaha meyakinkan Tuhan bahwa apa yang mereka perbuat adalah benar, bukan sebaliknya, mengikuti kebenaran firman Tuhan secara mutlak. Beserta dengan Tuhan berarti kita mengetahui apa yang menjadi keinginan Tuhan. Apa yang menjadi kehendakNya. Pastikan bahwa kita selalu menginginkan penyertaanNya, menginginkan Dia secara pribadi, bukan hanya mengharapkan berkatNya, bukan butuh Tuhan hanya agar segala keinginan, keluhan dan kebutuhan kita dikabulkan. Motivasinya adalah karena kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi bahkan segenap kekuatan kita (Markus 12:30), seperti yang diajarkan Kristus sendiri. Orang yang mengasihi Tuhan akan selalu rindu untuk berada dekat denganNya, rajin berdoa, rajin membaca, merenungkan dan melakukan firman Tuhan. Percaya pada Kristus sebagai Juru Selamat dan hidup senantiasa dalam tuntunan Roh Kudus. Selama itu kita sadari dan lakukan, maka kita akan selalu beserta Dia, dan dengan demikian, Tuhan pun akan selalu beserta kita.

Tuhan Yesus mengajarkan “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” (Matius 7:7). Kita perlu terus melatih diri kita untuk terus intim dengan Tuhan, baik lewat puji-pujian, penyembahan maupun doa sebagai wujud rasa syukur dan kasih kita kepadaNya. Kita harus terus memelihara diri kita agar tetap berada dalam kasih Allah. “Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.” (Yudas 1:21). Dengan demikian, Tuhan akan selalu ada beserta kita, bahkan dalam saat-saat tergelap sekalipun. “Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati” (Ulangan 31:8). Betapa indahnya hidup dalam penyertaan Tuhan. Pastikan bahwa kita selalu beserta denganNya, mendengarkan dan melakukan firmanNya, maka Tuhan pun akan selalu beserta kita.

Tuhan selalu ada bersama setiap orang yang setia padaNya dan mengasihiNya dengan sungguh-sungguh

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply