The Mistery of the Almighty

Ayat Bacaan: 13:6-7
===============

Dalam perjalanan hidup manusia, siapapun dia, tentu mengalami pasang surut. Tidak ada seorangpun yang hidup tanpa mengalami masa sulit, sehebat apapun dia. Mari kita introspeksi sejenak, meneropong hidup kita yang sudah dijalani. Seberapa jauh kita percaya kepada kebenaran firman Tuhan, dan seberapa jauh kita yakin bahwa Apapun yang dibuatnya BENAR adanya? atau apakah kita, semakin mengalami kesusahan, malah semakin meninggalkan Tuhan, semakin ragu2 dan mencari solusi yang tidak sejalan dengan janji Allah?

Ijinkan saya mengutip injil Yoh 13:6-7.
maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. kata Petrus kepadaNya: Tuhan, engkau hendak membasuh kakiku?”
jawab Yesus kepadanya: “apa yg Kuperbuat engkau tidak tahu sekarang tetapi engkau akan mengerti kelak”

Kita bisa bercermin dari kisah rasul Petrus. Petrus dikenal sebagai murid “istimewa”. Dia adalah salah satu murid pertama Yesus,dijadikan pemimpin, diberi nama khusus oleh Yesus, hinga diberi kepercayaan untuk melanjutkan karya perutusanNya. Petrus juga dikenal sebagai murid Yesus yg “vokal”, berani, berapi2 dan sangat sayang pada Yesus. Nah segudang keistimewaan ini,ternyata tidak menjadikan Petrus sebagai seorang murid yang sempurna. Dia masih memiliki kekurangan.

Petrus disebutkan beberapa kali mengalami rasa takut dan frustasi, atau keraguan. Kisah penyangkalan Petrus, dan beberapa pertanyaan2 kritis nya kepada Yesus ketika dia tidak memahami ajaran atau perbuatan Tuhan Yesus tercatat di dalam Injil. Termasuk ayat yang saya kutip diatas. Petrus mempertanyakan kelayakan dirinya untuk dibasuh Yesus. Secara manusiawi, apabila kita di posisi Yesus, bisa dipastikan kita akan merasa kecewa dan sedih, bahkan merasa dikhianati. Tapi, tidak demikian halnya dengan Yesus. Dia cuma menjawab, apa yg Kuperbuat engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengerti kelak.”

Ini berbicara tentang the mistery of the Almighty. Ini berbicara tentang waktunya Tuhan. Dia tahu apa yang akan menghadang didepan kita, meski kita belum melihatnya. Ketika kita mengalami masalah dan seolah2 tidak mendapat jalan keluar, apakah itu artinya Dia berdiam diri? tentu tidak. Allah tetap bekerja dan akan selalu bekerja didalam kita, selama kita mengijinkan hal itu terjadi. Waktu Tuhan terkadang tidak mampu didefenisikan secara logika, namun saat hal itu datang, kita akan mengerti bahwa itu memang yang terbaik.

Disisi lain, Tuhan sangat mengerti kita. Saya yakin, kita semua sering mengecewakan Dia dalam hidup kita. Lantas apakah Tuhan meninggalkan kita, atau bersungut2? tidak… Dia tetap cinta kita, dan tetap mengharapkan kita untuk kembali dan percaya penuh padaNya. Ribuan kali kita melakukan kesalahan, ribuan kali pula Dia memberi pengampunan apabila kita datang kehadapanNya dan bertobat.

Teman, kita istimewa, sama seperti Petrus. Istimewa tidak berarti luput dari kesalahan, tapi bila kita membiarkan roh Allah bekerja didalam hidup kita, seperti yg dikesankan dari basuhan kaki Yesus atas Petrus, kesalahan demi kesalahan itu akan mampu kita sadari dan secepatnya kembali kepadaNya. Bila diantara anda ada yg tengah mengalami keraguan, kebimbangan, atau permasalahan apapun dalam hidup, percayalah akan satu hal.. bahwa Tuhan TIDAK PERNAH meninggalkan kita, dan kita akan selalu ada didalam hatiNya. Sebuah curahan kasih sayang luar biasa dari Tuhan untuk kita anak2Nya, yang sudah sepantasnya kita balas seperti itu juga.

Pada hari natal ini, mari kita terima kehadiranNya kembali dalam hidup kita secara utuh, tanpa keraguan setitikpun.

Ijinkan Tuhan berkarya dalam hidup anda, maka kebenaran dan pertolongan Tuhan akan nyata dalam hidup anda.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply