Tetaplah Tenang

Ayat bacaan: Kolose 4:5-6
==========================
“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.”

Bagaimana reaksi anda ketika ada orang menghujat Yesus tepat didepan anda? Apa yang anda lakukan ketika sesuatu yang anda percayai ditolak mentah2? Umumnya orang akan bersikap emosional. Tak heran, karena manusia memang memiliki kadar emosi tertentu yang bisa keluar pada saat2 tertentu.

Bagi orang2 dunia, fight fire with fire sudah menjadi hal yang lumrah. Ketika anda disakiti, anda harus segera membalas. Kemenangan akan hadir pada pihak yang berdiri paling akhir. Ketika dihina, ketika kepercayaan seseorang disepelekan atau direndahkan, emosi pun tersulut dan bisa membuat orang bertindak ceroboh, bahkan bodoh, yang akhirnya merugikan banyak orang dan terutama, merugikan diri sendiri.

Ajaran kristiani sesungguhnya berkata lain. Kita berulang kali diingatkan tentang bagaimana bersikap menghadapi saudara2 kita yang belum bertobat. Tuhan Yesus sendiri mengajarkan hal tersebut, bahkan secara langsung memberi teladan dalam pengorbananNya di kayu salib. Kita harus selalu siap mengampuni, sama seperti Bapa yang selalu siap memberi pengampunan. Kita pun harus sabar, berhati2 dalam berbicara dan bersikap, tetap dalam keadaan tenang dan tidak dipengaruhi emosi, walau dalam kondisi seperti apapun. Jika itu berat, ingatlah bagaimana perlakuan yang dialami Yesus. Dalam kondisi seperti itupun Yesus masih berseru meminta Bapa untuk mengampuni orang2 yang menyiksaNya. Tetap tenang dan sabar, tetap melayani dengan penuh kasih, selain akan membuat kita sanggup memberi jawaban dgn baik, juga akan menjadi bukti nyata bahwa Tuhan yang kita sembah memang penuh kasih. Penyakit2 yang disebabkan emosi berlebihan juga bisa dihindari, itu efek langsungnya bagi hidup secara duniawi.

Relasi dengan Tuhan akan teraplikasi dalam relasi dengan sesama. Ketika orang menghujat, tetaplah tenang. Doakan semoga Tuhan menjamah hati mereka agar mereka selamat dari siksa kekal kelak.

Tetap sabar dalam tekanan mungkin sulit, tapi anda akan merasakan kedamaian di hati jika anda berhasil melakukannya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply