Tetap Fokus pada Apa yang sedang Dikerjakan

fokus by JonbatemanAPA yang akan Anda lakukan, ketika Anda mesti melakukan suatu pekerjaan? Anda fokus pada pekerjaan itu? Atau Anda mudah meninggalkannya? Penyanyi, pemain film, dan komedian Kemal Palevi (25) belakangan ini memilih untuk fokus pada seni peran dan film layar lebar saja. Ia ingin lebih serius dalam menekuni akting dan menjiwai setiap perannya. Kemal telah menyelesaikan […]

fokus by Jonbateman

APA yang akan Anda lakukan, ketika Anda mesti melakukan suatu pekerjaan? Anda fokus pada pekerjaan itu? Atau Anda mudah meninggalkannya?

Penyanyi, pemain film, dan komedian Kemal Palevi (25) belakangan ini memilih untuk fokus pada seni peran dan film layar lebar saja. Ia ingin lebih serius dalam menekuni akting dan menjiwai setiap perannya. Kemal telah menyelesaikan tiga film, tetapi baru dua yang diputar di bioskop-bioskop, yakni Crazy Love dan Comic 8.

Vokalis band Three Years Waiting ini mengaku enggan menerima tawaran membintangi belasan Film Televisi (FTV), apalagi yang pengambilan gambarnya di luar kota.

Beberapa lalu ketika berada di Yogya, ia berkata, “Saya belum mempersiapkan diri untuk shooting FTV yang persiapannya hanya beberapa hari. Ini berbeda dengan film layar lebar yang didahului dengan berbagai persiapan.”

Adapun pengambilan gambar untuk film terbaru atau film ketiganya itu menurut rencana dilakukan di Jakarta dan Dubai pada Januari lalu. Rupanya pengambilan gambarnya batal dilaksanakan di Dubai. Ia berkata, “Tetapi karena tidak dapat visa, shooting di Dubai batal hingga seluruh pengambilan gambar dilakukan di Jakarta.”

Tentang kepergiannya ke Yogyakarta, Kemal bercerita, ini berkaitan dengan promosi film Comic 8 yang juga dibintangi beberapa comedian jebolan Stand Up Comedy Indonesia, pelawak senior Indro Warkop, dan Nirina Zubir.

Dalam film itu, Kemal memerankan satu dari delapan pemuda yang menjadi penjahat. Mereka merupakan komplotan perampok bank. Ia berkata, “Saya di Yogya hanya sehari, pagi sampai di Yogya dan malam balik ke Jakarta.”

Sahabat, banyak orang mengandalkan kerja serabutan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih layak. Bahkan ada yang mesti bekerja hingga dua puluh jam sehari. Mereka merasa, dengan melakukan pekerjaan seperti itu, mereka akan menggapai hasil yang berlimpah-limpah. Namun sebenarnya tidak demikian. Tubuh manusia memiliki keterbatasan.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk fokus pada apa yang sedang kita lakukan. Fokus akan membantu kita untuk menyelesaikan suatu pekerjaan tepat waktu. Fokus membantu kita untuk menjadi orang-orang yang professional dalam mengerjakan sesuatu. Tidak serabutan. Tidak seperti kutu loncat yang lompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain.

Untuk itu, yang dibutuhkan adalah kita berusaha setia pada apa yang sedang kita lakukan. Kesetiaan itu membantu kita untuk fokus pada apa yang sedang kita tekuni. Orang yang mudah meninggalkan pekerjaannya dan memulai suatu pekerjaan yang baru sering mengalami kesulitan dalam hidupnya.

Fokus juga berarti kita tidak mudah untuk mendua hati. Memang, orang boleh saja memiliki lebih dari satu pekerjaan. Tetapi yang penting adalah orang fokus pada apa yang sedang dilakukan itu. Orang tidak mudah bosan dengan pekerjaannya itu.

Mari kita berusaha untuk selalu fokuss pada apa yang sedang kita kerjakan. Dengan demikian, kita menunjukkan kesetiaan kita kepada apa yang sedang kita kerjakan. Tuhan memberkati.

Kredit foto: Ilustrasi (Courtesy of Jonbateman)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply