Tertawa Itu Sehat

0
32

27 Juni - RmT

“Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya, ‘Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?’” (Kej 18, 11-12)

SEORANG teman imam mempunyai satu kekhasan yang mudah dikenal, yakni caranya tertawa. Teman tersebut tertawa dengan lepas dan dengan suara keras. Seringkali dia juga tertawa terpingkal-pingkal tanpa ada hentinya, ketika berjumpa dengan teman yang iseng menggodanya. Dalam perjumpaan dengan teman dan umat, teman tersebut tidak pernah absen untuk tertawa.

Tertawa merupakan pengalaman yang sungguh manusiawi. Abraham dan Sara juga pernah tertawa. Setiap orang pernah tertawa dengan cara dan kekhasannya masing-masing serta dengan alasan yang berbeda-beda.

Banyak orang tertawa, saat mereka melihat sesuatu atau seseorang yang lucu, kocak dan jenaka. Orang tertawa ketika mereka mendengar kisah lucu atau anekdot yang menarik. Bahkan banyak orang tertawa ketika sadar dan tahu bahwa dirinya bodoh. Banyak orang bisa mentertawakan dirinya sendiri. Mungkinkah Sara termasuk di dalam kelompok ini? Sara mentertawakan dirinya sendiri: bagaimana mungkin seorang yang dikatakan mandul dan yang sudah lanjut umurnya bisa melahirkan seorang anak?

Orang bisa mentertawakan dirinya sendiri karena berbagai alasan, entah karena kebodohan yang dilakukannya atau karena kekurangan dalam bidang lainnya. Selain itu, ada juga orang yang tertawa dengan maksud mentertawakan orang lain. Orang sering mentertawakan orang lain dengan maksud untuk mengejek, menyepelekan atau merendahkan kemampuan mereka, kekurangan mereka, asal-usul mereka, kebodohan mereka. Ada juga orang yang tertawa di dalam perjumpaan dan obrolan bersama. Pembicaraan yang diselingi dengan tertawa menunjukkan adanya suatu kehangatan, keakraban dan persaudaraan di antara mereka.

Tertawa merupakan suatu cara atau ungkapan untuk berkomunikasi satu orang dengan yang lain. Bahkan menurut ahli kesehatan, tertawa itu penting, karena membuat seseorang menjadi sehat. Abraham tertawa. Sara tertawa. Kita semua tertawa. Lebih baik mentertawakan diri sendiri dari pada ditertawakan oleh orang lain.

Teman-teman selamat siang dan selamat berakhir pekan. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Tulis gagasan

Please enter your comment!
Please enter your name here