Terngiang Kata-kata

kata kata by kevin marvin“Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa.” (1 Yoh 2, 24) SAYA  teringat pada seorang dosen filsafat, yakni almarhum Romo […]

kata kata by kevin marvin

“Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa.” (1 Yoh 2, 24)

SAYA  teringat pada seorang dosen filsafat, yakni almarhum Romo Anton Bakker SJ. Beliau mengajar beberapa mata kuliah. Salah satu kata yang sering beliau ucapkan saat mengajar adalah ‘kiriknya harus ditendang.’

Yang dimaksudkan dengan ‘kirik’ bukanlah anak anjing, tetapi kemalasan yang sering mengeram dalam diri mahasiswa; kemalasan yang membuat mahasiswa tidak belajar dengan serius dan sungguh-sungguh.

Kata-kata ini saya dengar lebih dari dua puluh tahun yang lalu, namun masih tetap teringat sampai saat ini. Tiap orang memang mendengar banyak kata dan suara setiap saat dan setiap hari dan dalam berbagai kesempatan.

Namun demikian banyak orang yang mudah lupa akan kata-kata atau suara yang pernah didengarnya. Tidak semua hal yang pernah didengar seseorang bisa diingat lagi. Kemampuan seseorang untuk mengingat hal-hal yang pernah didengarnya rupanya memang terbatas. Bahkan daya ingat seseorang, semakin tua juga semakin berkurang.

Memang ada kata-kata tertentu yang seringkali tetap diingat dan tidak mudah dilupakan, seperti kata-kata menarik, menyentuh, memotivasi, meneguhkan dan juha kata-kata yang menyakitkan atau melukai.

Ada kata-kata yang selalu terngiang-ngiang sepanjang hidup, terlebih kata-kata terakhir seseorang sebelum meninggal. Kata-kata itu selalu muncul dalam pikiran dan mendorong seseorang untuk berbuat sesuatu, entah berdoa, mengunjungi makam atau kegiatan lain.

Sebagai orang beriman, kita juga mendengar banyak Sabda Tuhan setiap hari atau setiap Minggu. Namun demikian banyak murid yang mudah lupa dan tidak mampu lagi mengingat Sabda Tuhan itu.

Hanya Sabda tertentu yang sering nyantel dan diingat. Yohanes mengajak kita agar Sabda Tuhan yang telah kita dengar bisa tetap tinggal dalam diri kita, sehingga kita juga tetap tinggal dalam kesatuan dengan Anak dan Bapa.

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply