Thursday, 27 November 2014

Terima Kasih, Tuhan

Ayat bacaan: Mazmur 105:1
=====================
“Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!”

Semua orang pasti senang mendapat ucapan terima kasih. Apakah lewat ucapan langsung, telepon, sms, kartu ucapan atau secarik nota, sebuah ucapan terima kasih bisa terasa menyenangkan. It could enlight our days, membuat kita tersenyum bahagia karena menyadari bahwa apa yang kita perbuat mendapat respon atau apresiasi yang positif dari orang yang menerimanya. Perasaan seperti itulah yang saya rasakan jika jerih payah saya dalam menulis mendapat tanggapan positif dari pembacanya, apalagi jika artis yang bersangkutan mengucapkan terima kasih secara langsung. Saya memang tidak melakukannya demi mendapatkan ucapan terima kasih, karena adalah jauh lebih penting bagi saya untuk melakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya seperti untuk Tuhan, doing it all to glorify Him, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa ucapan-ucapan terima kasih atau bentuk-bentuk apresiasi lainnya akan menambah semangat saya untuk lebih baik lagi. Ada saat-saat dimana kita butuh feedback atau masukan agar kita bisa mengetahui sejauh mana hasil usaha kita mencapai tujuannya. Tetapi dalam bentuk yang paling sederhana sekalipun dan tanpa tujuan apapun, sebuah ucapan terima kasih tetap akan terasa sangat menyenangkan.

Everybody loves to be thanked. Seberapa jauh kita sadar bahwa Tuhan pun senang ketika kita menjadi pribadi-pribadi yang tahu berterimakasih? Apalagi jika kita tahu mengekspresikannya kepada Tuhan lewat ucapan-ucapan syukur kita. Mengucapkan terima kasih ketika keadaan sedang baik mungkin mudah, tetapi itu tidak mudah dilakukan ketika kita sedang mengalami situasi sulit atau sedang dalam kesusahan. Seorang teman baru saja mengungkapkan sulitnya untuk tetap bersyukur ketika ia tengah mengalami musibah beruntun. Belum lagi sembuh total dari sakit yang sempat mengharuskannya opname selama dua minggu di rumah sakit, ia mengalami kecelakaan ditabrak mobil yang membuatnya kehilangan beberapa gigi di depan. Penderitaannya tidak ringan, apalagi sebagai seorang wanita. “Saya tahu saya harus tetap bersyukur, tetapi itu sungguh sulit..” katanya. Setiap hari ia mengalami konflik di dalam batinnya antara berpikir positif dan negatif. Karena itulah saya menguatkannya, dan berkata bahwa terlepas dari situasi yang tengah ia alami, Tuhan tetap sayang dia. Bukankah ia masih hidup dan sedang dalam proses kesembuhan? Bukankah justru ditengah situasi yang ia hadapi ia bisa melihat sahabat-sahabat sejati yang terus mendukungnya untuk bangkit? Ia malah mengakui bahwa ada banyak berkat yang ia peroleh justru ketika musibah tengah melandanya. Dalam keadaan susah memang sulit untuk bisa bersyukur. Pikiran cenderung terfokus pada penderitaan, rasa sakit dan tekanan-tekanan lainnya sehingga melupakan kebaikan Tuhan yang sesungguhnya tidak pernah berhenti mengalir dalam kondisi apapun.

Karena itulah Alkitab berulang kali mengingatkan agar kita terus bersyukur. It’s His will that we tell him Thank You. Ayat bacaan hari ini berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!” (Mazmur 105:1). Ayat ini adalah pembuka dari sebuah Mazmur yang menyerukan agar kita terus bersyukur dalam keadaan apapun hari ini dengan mengingat perbuatan-perbuatanNya yang luar biasa di masa lampau. Pemazmur adalah manusia juga seperti kita, yang tidak akan bisa terlepas sepenuhnya dari berbagai problema kehidupan. Tetapi imannya bisa membawanya teguh untuk menyadari kebaikan Tuhan yang pernah dan akan tetap ada, sehingga bukan saja ia menyerukan kita untuk tetap bersyukur, tetapi juga terus menyerukan namaNya dan menyatakan perbuatan-perbuatanNya di antara bangsa-bangsa. “Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!” (ay 2). Ini seruan yang harus selalu kita ingat, bukan hanya di saat kita sedang baik-baik saja tetapi terlebih ketika kita sedang berada dalam situasi yang sama sekali jauh dari baik.

Izinkan sekali lagi saya mengulang kalimat di atas, it’s His will that we tell him Thank You. Adalah kehendak Tuhan agar kita mengucapkan terima kasih kepadaNya. Lihatlah ayat berikut ini: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18). Thank God in everything, no matter what the circumstances is or may be. Why? Because this is the will of God for you in Christ Jesus. Ini bunyi Firman Tuhan yang mengambarkan bahwa adalah kehendakNya bagi kita untuk mengungkapkan rasa syukur kita. Situasi mungkin sedang tidak menyenangkan bahkan terasa perih bagi kita, tetapi itu bukanlah alasan untuk tidak mengucapkan terima kasih kepada Tuhan. Penulis Ibrani mengingatkan bahwa di atas segala permasalahan yang kita alami, ditengah setiap goncangan yang kita rasakan dalam hidup, Tuhan sesungguhnya telah menjanjikan sebuah kerajaan yang tidak tergoncangkan bagi kita semua. Dan itu seharusnya kita sadari dan kita syukuri. “Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.” (Ibrani 12:28). Sementara Pemazmur menyatakan keteguhan imannya yang tidak mudah tergoncang oleh situasi atau kondisi yang tengah kita hadapi. “Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya.” (Mazmur 52:11).  Menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, dan menyadari bahwa Allah adalah Bapa yang penuh kasih setia untuk selamanya, tidakkah kita pantas mengucapkan terima kasih kepadaNya?

Teruslah temukan dan tingkatkan cara-cara kita untuk meningkatkan hubungan dengan Tuhan. Apapun yang kita lakukan untuk namaNya pasti sangat berharga buat Tuhan. Jangan lupa cara yang paling mendasar dan mungkin yang termudah untuk dilakukan dalam menghormati Tuhan, ucapkan terima kasih. Sudahkah anda mengucapkan terima kasih dan mengucap syukur atas penyertaanNya selama ini atas diri anda dan keluarga? Jangan tunda lagi, ucapkanlah sekarang juga. Tuhan rindu mendengarnya langsung dari diri anda.

It’s His will for us to thank Him

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Incoming search terms:

0saves


If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Related Posts to "Terima Kasih, Tuhan"

Response on "Terima Kasih, Tuhan"