Tekun Dan Setia Mengembangkan Talenta


PERUMPAMAAN tentang talenta menggambarkan bahwa Tuhan menganugerahkan talenta yang berbeda-beda kepada setiap orang, sesuai dengan kesanggupan masing-masing. Ia memberikan kebebasan kepada manusia untuk mengelola dan mengembangkan talenta tersebut.


Jangan merasa iri hati terhadap talenta yang dimiliki orang lain dan menuduh Tuhan tidak adil, untuk membenarkan tindakan kita yang bermalas-malasan dan mengubur talenta yang kita anggap tidak berharga dan tidak berguna. Sadari bahwa keragaman dalam talenta mendorong setiap orang untuk bekerja sama, saling mendukung dan melengkapi satu sama lain.


Sekecil apapun talenta yang diberikanNya, kita harus hargai dan syukuri. Kelak Tuhan akan meminta pertanggungjawaban kepada kita atas talenta yang telah dianugerahkanNya. Oleh sebab itu, marilah manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk bertekun dan setia memelihara, mengembangkan dan mengamalkan talenta yang dipercayakanNya kepada kita, agar membuahkan hasil yang bermanfaat bagi banyak orang.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply