Syalom (1)

Ayat bacaan: Mazmur 122:8-9==================”Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: “Semoga kesejahteraan ada di dalammu!” Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.”Kemarin saya iseng-ise…

Ayat bacaan: Mazmur 122:8-9
==================
“Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: “Semoga kesejahteraan ada di dalammu!” Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.”

Kemarin saya iseng-iseng browsing gambar di google image dan secara kebetulan menemukan sebuah gambar menarik seperti yang anda lihat disamping ini. Jika biasanya kata shalom atau syalom ini kita ucapkan, foto ini menunjukkan tulisan yang dibuat oleh seseorang di sebuah dinding pada puing-puing bangunan. Menarik jika melihat tulisan “Shalom Everybody!” ini karena pasti akan terbaca oleh orang yang lewat disana atau bagi kita yang melihatnya lewat foto. Artinya, kata shalom di dinding ini seperti mengucapkan salam kepada siapapun yang membacanya, meski tidak dikenal oleh penulisnya.

Syalom. Kata itu tentu tidak lagi asing bagi kita, dan sering kita ucapkan ketika bertemu dengan teman-teman atau kepada jemaat lainnya ketika beribadah sambil berjabat tangan. Apa sebenarnya arti dari syalom itu? Banyak orang mengira bahwa syalom hanyalah sekedar ucap sapaan seperti ‘apa kabar’. Sesungguhnya kata syalom dari Tuhan memiliki arti yang sangat luas, yang apabila diucapkan kepada orang lain bisa membawa berkat berimplikasi luas dalam kehidupan mereka.

Syalom berisikan serangkaian doa dari yang mengucapkan kepada yang diucapkan, menyangkut berbagai hal seperti:
– Proteksi, meminta supaya perlindungan Tuhan turun pada hidup mereka
– Keamanan
– Kesehatan
– Kemakmuran, Sentosa
– Keadaan baik, tidak celaka
– Ketentraman

Jadi ketika kita bertemu dengan saudara-saudari kita, dengan mengucapkan syalom yang disertai niat maka itu artinya kita mendoakan mereka, kiranya mereka mendapatkan segala kebaikan dari Tuhan seperti rincian poin-poin diatas. Ingatlah bahwa dalam ucapan salam sesungguhnya ada doa yang bisa kita sampaikan didalamnya, di balik perkataan ada kuasa, karena Firman Tuhan berkata: “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” (Amsal 18:21)

Sebuah gambaran syalom yang indah bisa kita lihat dalam ucapan doa sejahtera untuk Yerusalem yang tertulis dalam Mazmur 122:1-9. “Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: “Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa. Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!” Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: “Semoga kesejahteraan ada di dalammu!” Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.” (Mazmur 122:6-9). Perhatikanlah rangkaian doa sejahtera yang diucapkan Daud ini, seperti itulah bentuk syalom yang sering kita ucapkan. Biarlah kesejahteraan dan sentosa ada di dalam rumah dan melingkupi segala aspek kehidupanmu. Bukankah ini sangat indah ketika kita ucapkan kepada orang lain?
(bersambung)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply