Suster-suster Charitas Palembang Panen Jubilaris: 50 Tahun, 25 Tahun, Kaul Kekal

Suster Karitas Palembang jubilaris

SENIN tanggal 8 Desember 2014, bertepatan dengan Hari Raya Bunda Maria Dikandung Tanpa Noda Dosa, para Suster Kongregasi Santo Fransiskus Charitas (Fch) mengadakan misa syukur. Bertempat di Gereja Santo Yoseph, Palembang, misa syukur ini untuk merayakan pesta emas hidup membiara dua orang suster dan pesta perak lima orang suster sekaligus ikrar kaul kekal tujuh orang suster.

Para pestawati, demikian mereka menyebutnya, adalah:

50 tahun

  • Sr. M. Marieta, FCh
  • Sr. M. Yosephine, FCh

25 tahun

  • Sr. M. Leonora, FCh
  • Sr. M. Gracia, FCh
  • Sr. M. Goretti, FCh
  • Sr. M. Henricia, FCh
  • Sr. M. Flora, FCh

Kaul Kekal

  • Sr. M. Fransiska, FCh
  • Sr. M. Emiliana, FCh
  • Sr. M. Modesta, FCh
  • Sr. M. Andrewina, FCh
  • Sr. M. Innocentia, FCh
  • Sr. M. Kalistin, FCh
  • Sr. M. Katrin, FCh
Kaul kekal para suster

Upacara pengikraran kaul kekal oleh tujuh suster anggota Kongregasi Suster-suster Karitas Palembang (FCh). (FB Romo CB Kusmaryanto SCJ)

Tiga uskup
Misa syukur ini istimewa antara lain karena dipimpin oleh tiga uskup. Yaitu Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ, Uskup Agats Mgr. Aloysius Murwito, OFM, dan Uskup Tanjung Karang Mgr Yohanes Harun Yuwono. Selain ketiga uskup, masih ada Romo RD Laurentius Rakidi dan Romo Nico van Stekelenburg SCJ sebagai imam konselebran serta lebih dari tiga puluh imam yang ikut hadir di panti imam.

Tentu saja umat yg hadir sangat banyak, memenuhi gereja Santo Yoseph.

Dalam khotbahnya, Mgr. Aloysius Sudarso mensyukuri ikrar kaul kekal dan pembaharuan kaul yang diucapkan para suster. Ini menjadi penegasan bahwa sisa hidup mereka dipersembahkan kepada Tuhan. Hidup yang dibhaktikan ini adalah seperti hidup Yesus, yaitu mempersembahkan hidup untuk melayani Tuhan.

Kaul bukan sekadar keinginan tetapi juga keputusan mendasar, maka sikap dasar harus mengalir kepada Tuhan, menjadi persembahan. Di situlah indahnya persembahan pada hari ini.

Kaul kekal suster charitas palembang dan mgr aloysius sudarso

Para suster FCh bersama Bapak Uskup Agung Keuskupan Agung Palembang Mgr. Aloysius Sudarso SCJ ketika tengah bersiap di sankristi, jelang misa syukur untuk para jubilaris FCh. (Ist/FB Romo CB Kusmaryanto SCJ)

Sebagaimana telah diumumkan oleh Paus Fransiskus bahwa tahun 2015 ini didedikasikan untuk Hidup Bhakti, maka komunitas religius sebenarnya mencerminkan Gereja. Hidup religius menjadi contoh, menjadi tanda kehadiran nyata Tuhan di tengah masyarakat. Oleh karena itu Uskup juga mengharapkan bahwa para suster Fransiskus Charitas hendaknya membantu Gereja untuk bisa mengalami Tuhan, menurut semangat Fransiskus Asisi dengan kemiskinannya.

Kredit foto: Anton Sulistyo & FB Romo CB Kusmaryanto SCJ

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: