Sukacita OMK se-Kevikepan St. Yohanes Rasul Medan Berdoa Rosario

omk2

BERSAMA-sama mendaraskan doa Rosario adalah hal yang menyejukkan jiwa. Yah, begitulah hasrat iman yang tertumpah dalam kegiatan Doa Rosario OMK se.Kevikepan St. Yohanes Rasul, Medan – Hayam Wuruk. Kurang lebih ada 170 OMK berkumpul pada hari Minggu (30/11) pukul petang di Gereja Paroki St. Paulus, Pangkalan Berandan.

Mereka yang datang berasal dari Paroki St. Antonius, Hayam Wuruk, Paroki St. Fransiskus dari Asisi, Padang Bulan, Paroki St. Padre Pio, Helvetia, dan Kuasi Paroki St Yohanes Paulus II Namo Pencawir.

Sebagai tuan rumah adalah Paroki St. Paulus Pangkalan Brandan. Mereka datang menyambut para tamu OMK lainnya dengan senyum, salam dan sapaan yang manis. Sebuah pertemuan yang menghangatkan di antara kaum muda. Doa dan harapan juga tercurah kala mereka mendaraskan Rosario bersama-sama. Melebur dalam keceriaan dan sukacita iman. Jalinan persaudaraan pun terjalin antar OMK yang saling bertegur sapa dan berkenalan.

Pun pada momen itu Pastor Paroki St. Paulus, Pangkalan Berandan, Yustinus Slamet Witokaryono turut memberikan secercah pelajaran iman mengenai Mencintai Ekaristi. Ia mengatakan, ”Harus ada perjumpaan rutin agar cinta kita kepada Allah semakin dalam, perjumpaan tersebut ada di dalam Ekaristi.”

omk

Indahnya kebersamaan dalam sebuah hajatan rohani bernama doa rosario bersama di kalangan OMK sebanyak 170 orang se-Kevikepan Santo Yohanes Rasul Medan.

Acara ini memang ditujukan untuk “mempertemukan” kaum muda lintas paroki, dengan harapan semakin mendalami iman dan persaudaraan. Doa Rosario OMK se-Kevikepan St. Yohanes Rasul, Medan-Hayam Wuruk sudah berlangsung tiga kali. Awalnya di Paroki St. Antonius, Hayam Wuruk, lalu di Paroki St. Fransiskus dari Asisi Padang Bulan, lalu di Paroki St. Padre Pio, Helvetia. Pangkalan Brandan adalah giliran yang keempat.

Diharapkan kegiatan ini terus berlangsung tiga bulan sekali secara rutin dan bergiliran. Direncanakan Paroki Maria Bunda Pertolongan Abadi, Binjai akan menjadi tuan rumah berikutnya pada Februari 2015.

Kredit foto: Yustinus Slamet Witokaryono

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: