Steven Sotloff, Wartawan Kedua AS Mati di Tangan Pisau ISIS

sotloffDUNIA bereaksi marah, ketika pada hari Rabu (3/9) pagi ini ISIS merilis video pembunuhan Steven Sotloff dengan cara digorok lehernya. Aksi brutal ini segera mengundang para pemimpin dunia bereaksi keras terhadap kekerasan yang dilakukan kelompok militant ini. Sekjen PBB mengatakan, pembunuhan barbar ini sebagai ‘despicable crime’. Belum ada komentar resmi dari Presiden AS Barrack Obama […]

sotloff

DUNIA bereaksi marah, ketika pada hari Rabu (3/9) pagi ini ISIS merilis video pembunuhan Steven Sotloff dengan cara digorok lehernya. Aksi brutal ini segera mengundang para pemimpin dunia bereaksi keras terhadap kekerasan yang dilakukan kelompok militant ini.

Sekjen PBB mengatakan, pembunuhan barbar ini sebagai ‘despicable crime’.

Belum ada komentar resmi dari Presiden AS Barrack Obama mengenai hal ini, karena dia dalam penerbangan dari Washington menuju Markas Besar NATO di Brussels, Belgia untuk pertemua puncak para pemimpin negara anggota NATO.

Namun, desakan dalam negeri AS agar Pentagon segera melakukan ‘aksi pembersihan’ ISIS sudah semakin santer disuarakan oleh anggota parlemen dan senator AS, terutama sejak Sotloff menjadi warga negara AS kedua yang digorok ISIS setelah koleganya James Foley.

Sotloff (31) adalah wartawan freelance untuk beberapa media di AS, termasuk majalah The Long War.

Ia dinyatakan hilang di Suriah sejak tahun 2013. Ia dinyatakan diculik oleh kelompok bersenjata di Aleppo bulan Agustus 2013.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply