“Spy”, Gado-gado Kepruk dan Canda Berkwalitas

0
5

spy_poster-2

KALAU ada film gado-gado yang memadukan dua genre berbeda yakni baku-pukul dan komedi, maka film anyar besutan Paul Feig bertitel Spy bisa menjadi referensi. Kali ini, bintang laga Jason Statham –pemeran sosok Rick Ford–  tak perlu memamerkan keuatan fisik dan keahlianya duel melawan musuh. Ia cukup bertingkah laku konyol layaknya pelawak dengan banyolan kata-kata dan tingkah laku yang eksentrik meletupkan tawa.

Belum lagi aksi Susan Cooper (Melissa McCarthy) yang sangat seksi memerankan sosok agen CIA yang untuk pertama kalinya harus terjun ke lapangan, setelah bertahun-tahun lamanya hanya bisa berdiri di balik layar aksi heroik Bradley Fine (Jude Law), pria agen CIA yang diam-diam dia kagumi.

Fine terpaksa ‘mati’ dan Langley –markas besar CIA–  tak bisa mengontaknya lagi, ketika koneksi hubungan visual melalui kamera canggih terputus. Upacara kematiannya pun digelar dan Cooper pun harus bercucuran air mata.

Ketika buruan nomor satu CIA masih gentayangan mencari bom nuklir untuk menghancurkan New York, tanpa disangka Direktur CIA merujuk Susan Cooper sebagai intel di lapangan. Tujuannya  sederhana agar aksi mendeteksi kawanan teroris tak terlacak, justru karena Cooper tidak se-seksi aksinya. Bodinya lumayan gembrot, wajahnya tak menarik, namun di lapangan ia benar-benar cerdas memanfaatkan kecerdasan dan kenekatannya meringkus teroris.

Aksi Cooper di lapangan sebagai intel membuat Ford tersinggung, karena setelah Fine dinyatakan hilang dan ‘tewas’, dialah satu-satunya agen CIA di lapangan dengan catatan prestasi menawan. Namun, untuk membekuk De Luca –gembong teroris—Ford harus tunduk pada Si Gembrot Cooper yang ternyata nyalinya membekuk De Luca melalui aksi penyamaran malah membuahkan hasil.

Spy adalah film gado-gado yang meramu menu banyolan kelas wahid dan baku pukul tanpa henti. Menonton Spy untuk melepas kejenuhan sangatlah pas, karena film gado-gado komedi-aksi ini punya durasi panjang: 120 menit. Nilai plus-nya bukan hanya aksi yang lucu, melainkan juga pada permainan kata-kata yang konyol dan itu keluar justru dari mulut Si Jago Kepruk: Jason Statham.

Loading...

Tulis gagasan

Please enter your comment!
Please enter your name here