Smoke Gets In Your Eyes

Ayat bacaan: Lukas 24:16
====================
“Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.”

smoke gets in your eyes


“..When your heart’s on fire, you don’t realize, Smoke gets in your eyes..” Ini cuplikan lirik dari lagu Smoke Gets In Your Eyes nya The Platters. Lagu yang sangat populer dari masa ke masa ini berbicara tentang bagaimana mata seakan-akan tertutup ketika orang sedang dimabuk cinta.Kiasan yang masih mirip-mirip dengan kondisi ini adalah “cinta itu buta”.
Saya pernah bertemu dengan seorang teman yang sudah lama sekali tidak pernah ketemu, dan perubahan-perubahan fisik ditambah lamanya saya tidak melihat dia membuat saya ragu untuk menyapa. Padahal sedikit banyak saya masih mengenali wajahnya. Dua hal yang saya paparkan di atas menunjukkan bahwa ada hal-hal yang bisa membuat kita tidak bisa melihat sesuatu secara jelas, meskipun hal tersebut ada di depan kita.

Mungkin wajar jika kita sulit mengenali teman yang sudah lama sekali tidak kita lihat. Tapi bagaimana jika anda sudah tidak mengenal sosok yang baru tiga hari meninggalkan anda? Aneh kan? Tapi itulah yang terjadi pada murid-murid Yesus ketika mereka kembali bertemu Yesus yang telah bangkit. Mereka tidak mengenali Yesus, yang baru tiga hari sebelumnya wafat di kayu salib. Bagaimana hal ini bisa mungkin? Hal ini terjadi karena pada saat itu mereka kehilangan pengharapan, bersedih dan kecewa. Itulah yang membuat mereka tidak bisa mengenali Yesus yang berjalan tepat di sebelah mereka.

Kita pun demikian. Permasalahan dan berbagai kesulitan yang kita alami dalam perjalanan hidup ini bisa membuat kita tidak bisa mengenal Tuhan lagi. Kita bisa ragu pada jalan Tuhan yang terkadang penuh liku tapi pasti membawa kebaikan dan cenderung menganggap bahwa Tuhan tidak ada beserta kita lagi. Kita bisa dengan cepat kehilangan pengharapan, kecewa, berpikir bahwa Tuhan tidak mengasihi kita lagi seperti dulu. Bahkan banyak orang yang menganggap bahwa tidak ada Tuhan, atau Tuhan memberi janji-janji palsu, karena beratnya pergumulan hidup yang kita alami.

Ketika Yesus duduk makan dengan mereka dan memecah-mecahkan roti, mereka pun tersadar bahwa orang yang tidak mereka kenal itu ternyata Yesus (Luk 24:30). Barulah mereka sadar, kalau sebenarnya ketika orang itu menerangkan kitab suci sepanjang perjalanan, mereka merasakan bahwa sebenarnya hati mereka berkobar-kobar, dan seharusnya mereka bisa mengenali Yesus pada saat itu juga (Luk 24:32). Begitu juga kita. Jika kita selalu tekun merenungkan firman Tuhan, mata rohani kita akan selalu terbuka dan bisa melihat janji setia Allah dengan kasih Nya yang tak pernah hilang ada pada hidup kita, apapun keadaan kita pada saat itu. Kita akan melihat bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, dan Dia tetap bekerja mendatangkan kebaikan dalam masalah sesulit apapun. Jangan pernah putus pengharapan, tetaplah pegang janji Tuhan dan pakailah mata rohani anda agar anda tetap bisa melihat Tuhan dalam deraan masalah hidup seperti apapun.

Berpegang teguh pada firman Tuhan akan membuat kita selalu bisa mengenalNya

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply