Senin. 26 Januari 2015 PW St. Timotius dan Titus, Uskup

santo timotiusIbr. 9:15,24-28; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Mrk. 3:22-30 “Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.” MARI kita pusatkan perhatian kita pada sabda Yesus ini. Dari sabda ini kita tahu apa itu dosa yang tak terampuni. Yesus mengingatkan kita agar kita terbebas darinya. Yesus meyakinkan kita bahwa Roh Kudus akan memberikan yang kita butuhkan dalam kesulitan hidup kita. Karenanya, kita harus mendengarkan dan menaatiNya. Tanpa itu kita berada dalam bahaya menghojat Roh Kudus. Dan itu tak terampuni. Tak terampuni sebab penghojatan kepada Roh Kudus merupakan perlawanan terhadap Allah, lahir maupun batin dengan segala dendam dan kebenciannya. Kita menghojat Roh Kudus bila kita terus-menerus menutup mata terhadap Allah, tuli pada suaraNya, dan menolak sabda-Nya hingga kita tak lagi mau mengenal Allah yang dapat kita lihat dan dengar. Kita menjadi buta secara rohani dan menjadi sejahat setan. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita percaya bahwa belas kasih Allah tanpa batas. Kita mengakui dosa dan mohon pengampunanNya. Dalam Yesus Kristus Allah menawarkan belas kasih, rahmat pengampunan dan penyembuhan bagi kita. RahmatNya berlimpah membantu kita yang rendah hati berseru kepadaNya. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah harapan dan keselamatan kami. Syukur bagiMu atas rahmat Roh Kudus yang menyembuhkan dan mengubah hidup kami. Jadilah penuntun hati dan penguasa atas hidup kami. Semoga kami taat setia m

santo timotius

Ibr. 9:15,24-28; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Mrk. 3:22-30

“Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”

MARI kita pusatkan perhatian kita pada sabda Yesus ini. Dari sabda ini kita tahu apa itu dosa yang tak terampuni. Yesus mengingatkan kita agar kita terbebas darinya. Yesus meyakinkan kita bahwa Roh Kudus akan memberikan yang kita butuhkan dalam kesulitan hidup kita.

Karenanya, kita harus mendengarkan dan menaatiNya. Tanpa itu kita berada dalam bahaya menghojat Roh Kudus. Dan itu tak terampuni. Tak terampuni sebab penghojatan kepada Roh Kudus merupakan perlawanan terhadap Allah, lahir maupun batin dengan segala dendam dan kebenciannya.

Kita menghojat Roh Kudus bila kita terus-menerus menutup mata terhadap Allah, tuli pada suaraNya, dan menolak sabda-Nya hingga kita tak lagi mau mengenal Allah yang dapat kita lihat dan dengar. Kita menjadi buta secara rohani dan menjadi sejahat setan.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita percaya bahwa belas kasih Allah tanpa batas. Kita mengakui dosa dan mohon pengampunanNya. Dalam Yesus Kristus Allah menawarkan belas kasih, rahmat pengampunan dan penyembuhan bagi kita. RahmatNya berlimpah membantu kita yang rendah hati berseru kepadaNya.

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah harapan dan keselamatan kami. Syukur bagiMu atas rahmat Roh Kudus yang menyembuhkan dan mengubah hidup kami. Jadilah penuntun hati dan penguasa atas hidup kami. Semoga kami taat setia m

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply