Senin 1 September 2014: Menyampaikan Kabar Baik, Luk 4:16-20

keadilan timbangan by IstORANG-orang Nazaret ingin mendengarkan Yesus sebab mereka sudah mendengar apa yang dibuat Yesus di lain tempat. Tetapi yang saat ini menarik perhatian ialah sikap Yesus terhadap ayat-ayat dari nabi Yesaya yang baru dibacakan. Teks yang baru dibacakan oleh Yesus itu cukup berbahaya, sebab kabar baik yang ditujukan kepada orang-orang miskin itu mungkin menjadi kabar buruk […]

keadilan timbangan by Ist

ORANG-orang Nazaret ingin mendengarkan Yesus sebab mereka sudah mendengar apa yang dibuat Yesus di lain tempat. Tetapi yang saat ini menarik perhatian ialah sikap Yesus terhadap ayat-ayat dari nabi Yesaya yang baru dibacakan.

Teks yang baru dibacakan oleh Yesus itu cukup berbahaya, sebab kabar baik yang ditujukan kepada orang-orang miskin itu mungkin menjadi kabar buruk bagi orang kaya, sedang berita tentang pembebasan orang-orang tawanan mungkin akan dirasa kurang menyenangkan bagi penguasa yang telah mendirikan penjara untuk semua orang yang tidak setuju dengannya.

Dan lebih-lebih soal Tahun Rahmat. Sebab ada tiga hal penting yang seharusnya terjadi dalam tahun rahmat: (1)Para budak harus dibebaskan. (2)Hutang harus dihapus, tidak boleh ditagih terus. (3)Tanah yang pernah dibeli dari orang miskin harus dikembalikan.

Seandainya tiga peraturan ini ditaati, maka pada zaman itu problem-problem sosial sedikit banyak dapat teratasi. Tidak akan ada lagi orang miskin di antara mereka.Kalau dalam kenyataan ada orang miskin itu menunjukkan bahwa perintah Tuhan tidak dihiraukan oleh masyarakat.

Orang-orang Nazaret pun sebenarnya merasa bahwa kata-kata nabi Yesaya itu cocok dengan kenyataan yang mereka alami. Inilah sebabnya mereka sangat ingin tahu bagaimana sikap Yesus terhadap semua itu. Yesus memberi penjelasan yang cukup sederhana tetapi sangat radikal, “Pada hari ini genaplah nas ini. Dengan kedatangan Yesus, semua hal yang sampai sekarang tidak pernah dilaksanakan itu, harus terjadi.

Kalau yang dikatakan Yesus itu diterima, maka dunia ini pasti akan berubah. Sebetulya tidak ada orang yang meragukan kata-kata Yesus. Namun karena menegakkan keadilan berarti pengorbanan bagi mereka yang mempunyai, dan orang miskin pasti akan memperjuangkan hak mereka. Maka sikap orang cepat sekali berubah: mereka menjadi marah dan ingin membunuh Yesus. Mereka mempersoalkan: Dari mana Dia memperoleh kuasa untuk berbicara demikian?

Memang perjuangan untuk rakyat kecil seringkali tidak dimengerti dan tidak diterima oleh penguasa yang tidak mau melayani masyarakat. Orang-orang yang hanya mencari kepentingan sendiri sulit untuk diajak untuk menegakkan keadilan. Banyak orang berebut-rebut untuk mencari kuasa dan kedudukan bukan untuk mensejahterakan masyarakat, tetapi untuk memperkaya diri atau golongannya. Sedang penguasa juga tidak senang karena takut kehilangan kuasanya. Firman Tuhan ini ditawarkan kepada orang-orang yang peduli dan punya hati untuk orang-orang kecil, lemah dan tersingkir.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply