Semoga Yesus Kristus Membukakan Hati dan Pikiran Kita

yesus bangkit2

Kamis, 9 April 2015: Oktaf Paskah
Kis 3:11-26; Mzm 8:2a,5-9; Luk 24:35-48

“… Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga. … dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamulah saksi semuanya ini…”

BETAPA sering kita seperti para murid Yesus Kristus, tidak percaya sebelum melihat dengan mata kepala sendiri. Injil hari ini mencatat, tidak mudah bagi mereka untuk percaya bahwa Yesus Kristus telah bangkit. Mereka heran dan takut dan bahkan mengira mereka melihat hantu saat Yesus muncul di tengah mereka.

Maka. sama seperti kepada murid-Nya, Yesus Kristus juga meyakinkan kita bahwa ia bukan hantu. Ia tunjukkan kepada mereka dan kini kepada kita, bekas luka-luka penyaliban-Nya. Ia juga menerangkan isi Kitab Suci yang mengatakan bahwa Yesus harus mati dan bangkit.

Yang sampaikan St. Hieronimus (347-420), seorang Pujangga Gereja Perdana, terutama di bidang Kitab Suci amat menarik. Ia mengatakan, “Ketika Ia menampakkan diri-Nya, ia menunjukkan tangan-Nya dan tubuh-Nya. Ia makan bersama para murid. Ia berjalan bersama Kleofas, bercakap-cakap dengan mereka dengan lidah-Nya, Ia makan malam bersama  mereka, mengambil roti dengan tangan-Nya, memberkati dan memecah-mecahkan roti itu. dan memberikannya kepada mereka.

Jangan menyangka bahwa itu dilakukan-Nya seperti seorang pesulap dengan segala trik dan daya majiknya sehingga semuanya terjadi hanya seolah-olah saja. Seakan Ia makan tanpa gigi. Berjalan tanpa kaki. Memecah roti tanpa tangan. Berbicara tanpa lidah. Hadir tanpa tulang dan kaki.”

Ia sungguh nyata ada setelah kebangkitan-Nya dan hidup.

Yesus Kristus berkata kepada mereka dan kini kepada kita, ” Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga. … dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamulah saksi semuanya ini…”

Begitulah seperti yang dikatakan-Nya kepada para murid-Nya, tugas perutusan itu juga diberikan kepada kita. Kita dipanggil menjadi saksi kebangkitan Kristus kepada segala bangsa di seluruh dunia.

Inti dan pusat dari Injil adalah salib dan kemenangan-Nya. Melalui salib-Nya, Yesus Kristus telah mengalahkan maut dan Setan, musuh kita. Ia telah menang bagi kita dan mengampuni dosa kita.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus yang bangkit. Jadi, salib-Nya merupakan pintu menuju surga. Kunci menuju firdaus. Jalan menuju kemuliaan. Yesus Kristus telah menunjukkan kepada kita jalan dan memberi kita daya untuk mengalahkan dosa dan keputusasaan. Maria kita menjadi saksi sukacita Injil bagi sesama.

Tuhan Yesus Kristus, syukur bagi-Mu bahwa Engkau selalu bersama kami. Bukan pikiran kami untuk paham Kitab Suci hingga kami mengerti sepenuhnya kebenaran sabda-Mu. Bantulah kami dengan daya-Mu dan berilah kami sukacita untuk mewartakan Injil dengan perkataan dan perbuatan kami kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

 

Artikel lain yang banyak dibaca:

5 pencarian oleh pembaca:

  1. YESUS BANGKIT
Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: