Seiring Merintis Pertapaan Melung, Romo Maxi Berkarya di Gereja Purbalingga

SELAMAT datang untuk Romo Maxi di Gereja Paroki St. Agustinus Purbalingga, Keuskupan Purwokerto, Jawa Tengah. Inilah cerita selengkapnya tentang kedatangan Romo Maxi  ke Paroki Purbalingga. Jumat siang pekan lalu (24/1), sekitar pukul lima sore, Romo Maxi akhirnya tiba dari Purwokerto diantar Mas Yoga dan sampai di pelataran Gereja Paroki St. Agustinus Purbalingga. Di ruang makan […]

SELAMAT datang untuk Romo Maxi di Gereja Paroki St. Agustinus Purbalingga, Keuskupan Purwokerto, Jawa Tengah.

Inilah cerita selengkapnya tentang kedatangan Romo Maxi  ke Paroki Purbalingga. Jumat siang pekan lalu (24/1), sekitar pukul lima sore, Romo Maxi akhirnya tiba dari Purwokerto diantar Mas Yoga dan sampai di pelataran Gereja Paroki St. Agustinus Purbalingga.

Di ruang makan pasturan sudah menunggu beberapa pengurus paroki, termasuk Romo  Sumanto dan Romo  yang memang sejak awal sudah siap sedia menyambut kedatangan kolega imam baru untuk Keuskupan Purwokerto. Setelah beberapa saat duduk dan melepas lelah sambil minum plus mengudap mendoan, acara perkenalan pun dimulai.

Kedua romo pemangku pastoral Paroki Purbalingga segera memperkenalkan diri dan dilanjutkan anggota DPP untuk memperkenalkan diri.

Inkardinasi baru untuk KP

Romo Maxi sendiri kemudian didaulat memperkenalkan diri. Romo Maxi yang lahir di Jakarta ini adalah seorang imam praja yang akan dan sedang merintis pertapaan awam di Desa Melung, Baturaden atas permintaan dan penugasan Bapak Uskup Purwokerto.

Romo Maxi di Paroki Purbalingga

Nama lengkap Romo Maxi adalah Maximilianus Marciano Rukmito Suardi Pr.

Untuk memudahkan pelayanan dan mobilitas, untuk sementara sambil menunggu mulainya pembangunan unit-unit rumah tinggal dan fasilitas pertapaan di Melung, beliau ditugaskan oleh Uskup untuk membantu pelayanan pastoral di Purbalingga.

Romo Maxi sendiri dulunya adalah imam religius anggota Kongregasi CSE asuhan Romo Yohannes Indrakusuma CSE. Kemudian, dia berinkardinasi di Keuskupan Bogor. Sebelumnya beliau pernah bertugas di beberapa paroki di KAJ dan biara pertapaan Karmel.

Romo Maxi belajar filsafat dan teologi di STFT Widyasasana Malang hingga master teologi. Dia juga meditasi dan bisa menyembuhkan pasien yang terkena pengaruh energy negative seperti teluh atau santet.

Pertapaan Melung

Menurut penuturan Romo Maxi, tempat pertapaan awam (bukan milik ordo tertentu) ini sudah ada di Amerika dan Eropa, untuk kemudian di wilayah Asia. Pertapaan awam yang sedang dirintis di Desa Melung ini adalah adalah yang pertama di Indonesia dan Asia. Sudah ada 3 orang lain selain dirinya yang kelak akan menghuni pertapaan di Melung ini.

Kelak umat juga bisa datang untuk merasakan ketenangan dan beristirahat sejenak dari hiruk pikuk kebisingan dunia kerja, mengikuti retret atau sekedar berkunjung merasakan dan menimba kedamaian.

 

Selamat datang dan selamat melayani umat Paroki St. Agustinus Purbalingga.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply