Sebagian Kompleks Sekolah Marsudi Luhur Yogyakarta Akan Jadi Kondominium-Hotel

MARSUDI LUHUR AKAN JADI HOTELBANYAK netizen pemerhati milis Keuskupan Agung Semarang (KAS) terkejut, ketika dilansir postingan pendek berikut foto tentang rencana alih fungsi sebagian lahan tanah Kompleks Sekolah Marsudi Luhur Yogyakarta. Menurut gambaran di foto hasil jepretan dari posisi kiri tersebut, sebagian lahan sekolah Marsudi Luhur dalam beberapa waktu mendatang akan beralih fungsi dan peruntukannya. Foto itu menggambarkan, lahan […]

MARSUDI LUHUR AKAN JADI HOTEL

BANYAK netizen pemerhati milis Keuskupan Agung Semarang (KAS) terkejut, ketika dilansir postingan pendek berikut foto tentang rencana alih fungsi sebagian lahan tanah Kompleks Sekolah Marsudi Luhur Yogyakarta. Menurut gambaran di foto hasil jepretan dari posisi kiri tersebut, sebagian lahan sekolah Marsudi Luhur dalam beberapa waktu mendatang akan beralih fungsi dan peruntukannya.

Foto itu menggambarkan, lahan bekas kompleks sekolahan itu yang berada di posisi selatan Gereja Katolik Santo Yusuf Bintaran Kidul ini akan menjadi bangunan berbentuk kondominium dan hotel.

Foto tersebut menggambarkan, bangunan kondominium dan hotel itu akan berkualifikasi bintang empat dan berlabel bisnis di bawah bendera Atria Condotel.

Ketika Sesawi.Net mencoba mengonfirmasi berita ini kepada khalayak alumni SMA Marsudi Luhur, seorang bapak yang tidak ingin disebutkan namanya hanya berujar pendek: “Berita itu benar dan lahan itu memang sudah dijual ke pihak lainnya,” tuturnya tanpa sungkan.

Ketika ditanyai mengapa Yayasan ‘tergoda’ untuk menjualnya ke pihak lain dan itu berarti juga mengurangi lahan kompleks sekolahan, maka Mr. X ini mengatakan begini. “Susah menjawabnya, karena pemilik (baca: yayasan) kan merasa yang punya hak untuk menjualnya. Kami menyayangkan hal itu, karena lahan sekolah berarti menjadi lebih sempit lagi,” paparnya.

Menurut Mr. X ini, keberlangsung proses belajar-mengajar di  SD, SMP, STM, dan SMA Marsudi Luhur tetap eksis sekalipun sebagian lahannya sudah terjual. “Posisi sekolah akan digeser ke lahan sebelah timur sehingga berhadapan dengan sekolah katolik lain: Kanisius. Lahan yang dijual itu ada bagian barat. Cukup luas, karena di situ ada bangunan bertingkat tiga, ruangan-ruangan kelas, lapangan basket,” paparnya.

Meski eksistensi sekolah Marsudi Luhur tetap dijamin ada, namun menurut Mr. X ini berbagai pihak –terutama alumni—menyayangkan bahwa proses jual-beli ini sudah terjadi. “Kami ingin mengibarkan bendera setengah tiang, tanda keprihatinan kami,” tukasnya.

MARSUDI LUHUR AKAN JADI HOTEL

Kompleks Sekolah Marsudi Luhur: Alih fungsi lahan dan peruntukan sebagian lahan kompleks Sekolah Marsudi Luhur Yogyakarta akan terjadi di bagian barat. Dalam waktu dekat, di areal barat kompleks persekolahan yang sudah eksis sejak tahun 1955 ini akan berdiri banguna hotel kondominium berkelas bintang empat. Lokasi sekolah ini berada tidak jauh dari Kompleks Gereja Katolik Santo Yusup Bintaran Kidul Yogyakarta yang merupakan bangunan cagar budaya. (Dok. Milis KAS)

Sejarah Marsudi Luhur
Eksistensi Sekolah Marsudi Luhur bermula pada tahun 1954, ketika Ign. Agus Suhadi bersama Th. Sudharto dan kolega lainnya yakni JB Santosa SH, Al. Sumitro dan Darowito memprakarsasi berdirinya Sekolah Santo Thomas. Setahun kemudian, tepatnya tanggal 12 Juni 1956, berdirilah Jajasan Taman Cakti Budhaya namun secara de iure sudah eksis sejak tanggal 7 Maret 1956, bertepatan dengan hari raya Santo Thomas Aquino sebagai pelindungnya.

Pada 1 Agustus 1958 berdirilah SMA Santo Ignatius, mendampingi SMEA Santo Thomas. Nama “Santo Ignatius” dipilih sebagai pelindung SMA sesuai nama permandian Ignatius Agus Suhadi sebagai pelopor inisiatif sekolah ini. Tanggal itu juga dianggap sebagai harijadi SMA Santo Ignatius yang belakangan berubah nama menjadi Marsudi Luhur mulai 1 Juli 1964.

Dengan itu pula, nama Jajasan Taman Cakti Buddhaya juga berganti nama menjadi Yayasan Marsudi Luhur atas keputusan rapat pengurus tanggal 26 Januari dengan sekaligus ada perubahan bunyi pada Anggaran Dasarnya. Mulai saat itu seluruh sekolah yang ada di bawah penyelenggaraannya diganti nama Marsudi Luhur.

Kredit foto: Kompleks Sekolah Marsudi Luhur yang akan mengalami alih fungsi dan peruntukan lahan menjadi ‘condotel’ (Dok. Milis KAS)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply