SD Santa Maria Fatima, Jatinegara Rayakan HUT ke-60

IBU Lusia Soetanto, pendiri dan pemilik lembaga bimbingan belajar ternama Santa Lusia, tengah bersiap terbang ke Batam untuk mengisi sebuah seminar ketika beliau mendapat permintaan dari SD Santa Maria Fatima, Jatinegara untuk berbicara dalam Seminar Pendidikan di hadapan para orang tua murid dalam rangka ulang tahun ke-60 sekolah yang terletak di kawasan di bilangan Jakarta Timur itu pada tanggal 24 Agustus 2013.

“Saya membatalkan perjalanan saya ke Batam untuk memilih bertemu bapak ibu dalam seminar pendidikan ini karena terdorong oleh nama Santa Maria Fatima,” ujarnya.

Selanjutnya, ibu yang tetap sehat dan enerjik di usia senja ini menceritakan kisah almarhum Paus Yohanes Paulus II yang pernah hampir meninggal karena ditembak dalam jarak dekat oleh seorang militant Turki Mehmet Ali Agca dalam sebuah audiensi. Peluru bersarang di tubuh Bapa Suci, hanya satu millimeter dari jantungnya.

Konon, Bapa Suci merasa mukjijat terjadi karena peluru itu ditahan berkat pertolongan Bunda Maria sehingga ketika sembuh hal pertama yang dilakukan Bapa Suci adalah mengunjungi Ali di penjara dan mengampuni si penembak. Selanjutnya sebagai ungkapan devosi kepada Sang Bunda, proyektil peluru yang bersarang di tubuh Bapa Suci dibawa ke tempat Bunda Maria menampakkan diri di Fatima, Portugal dan di tempatkan di dalam mahkota Bunda Maria.

“Sekolah ini sungguh diberkati karena berlindung di bawah nama Bunda Maria dari Fatima,” tegas ibu Lusia.

Dalam 60 tahun perjalanannya, SD Santa Maria Fatima yang dikelola oleh para suster dari Kongregasi Gembala Baik (RGS) Indonesia, telah menghasilkan puluhan ribu siswa didik yang lewat pendidikan yang diterangi iman Katolik, menjadi pribadi-pribadi yang bermutu, unggul dan berkarakter serta memiliki semangat berbagi dengan orang lain.

Sekolah yang dikenal luas karena sering menjadi tempat pengungsian sementara bagi para warga di sekitar sungai Ciliwung jika banjir melanda Jakarta, dalam perayaan ulang tahun ini mengambil tema: Semangat Kasih dalam Kebersamaan untuk Merajut Asa.

Selain seminar pendidikan yang diisi juga oleh Bapak Frans Budi Pranata, pembicara dan pakar motivasi, “Ibenk” Haryadi, penggagas Humor Quotient dan pemeran mensesneg Pinky di acara TV Republik Mimpi dan Bapak Josep Landri, motivator dan penulis buku Mimpi Anak Jadi Naga, panitia perayaan HUT Sanmarfa, demikian sekolah itu sering disingkat oleh para alumni, juga menjadwalkan aktivitas peduli sesame sekitar lingkungan sekolah pada hari Kamis, 29 Agustus 2013.

Puncak perayaan ulang tahun akan dilangsungkan pada tanggal 31 Agustus dalam perayaan ekaristi konselebrasi meriah dipimpin oleh Vikaris Jendral Keuskupan Agung Jakarta Rm Yohanes Subagyo Pr dilanjutkan dengan reuni akbar alumni SD Santa Maria Fatima dari berbagai angkatan.

Selamat Ulang Tahun SD Santa Maria Fatima. Terus berkarya membangun pendidikan di Indonesia!

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: