SANTO GREGORIUS AGUNG

gambar-orang-kudus-mekar-10-2016

Santo Gregorius dilahirkan tahun 540 di Roma. Ayahnya seorang anggota Majelis Tinggi dan Ibunya adalah Santa Celia. Gregorius senang belajar Filsafat dan dalam usia muda, ia telah diangkat menjadi Gubernur Roma. Ketika Ayahnya meninggal, Gregorius merombak rumahnya yang besar menjadi sebuah biara. Selama beberapa tahun ia hidup sebagai seorang biarawan yang saleh dan kudus. Kemudian Paus Pelagius mengangkatnya menjadi salah seorang dari ketujuh Diakon Roma. Ketika Paus wafat, Gregorius dipilih untuk menggantikannya.

Gregorius tidak menginginkan kehormatan seperti itu. Tetapi ia seorang yang sangat kudus dan bijaksana, sehingga semua orang tahu bahwa ia akan menjadi seorang Paus yang baik. Gregorius berusaha menghindar dengan menyamar dan menyembunyikan diri dalam sebuah gua, tetapi mereka menemukannya dan mengangkatnya menjadi Paus.

Selama empat belas tahun, ia memimpin Gereja. Meskipun ia sering sakit, Gregorius merupakan salah seorang Paus terbesar Gereja. Ia menulis banyak buku dan juga merupakan seorang pengkhotbah yang ulung. Ia mencurahkan perhatiannya kepada segenap umat manusia. Bahkan sesungguhnya, ia menganggap dirinya sebagai abdi semua orang. Ia adalah Paus pertama yang menggunakan gelar “hamba dari para hamba Tuhan”. Semua Paus sesudahnya menggunakan gelar ini.

Santo Gregorius memberikan perhatian serta cinta kasih istimewa kepada orang-orang miskin serta orang-orang asing. Setiap hari ia biasa menjamu mereka dengan makanan yang enak. Ia juga amat peka terhadap penderitaan orang banyak yang disebabkan oleh ketidakadilan. Suatu ketika, semasa ia masih seorang biarawan, ia melihat anak-anak kulit putih dijual di pasar budak di Roma. Ia bertanya dari mana anak-anak itu berasal dan diberitahu bahwa mereka berasal dari Inggris. Gregorius merasakan suatu keinginan yang kuat untuk pergi ke Inggris untuk mewartakan kasih Yesus kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan itu. Setelah ia menjadi Paus, salah satu hal pertama yang dilakukannya adalah mengirimkan beberapa biarawan terbaiknya untuk memperkenalkan Kristus kepada rakyat Inggris.

Tahun-tahun terakhir hidupnya dipenuhi oleh banyak penderitaan, namun demikian ia tetap bekerja untuk Gerejanya yang tercinta hingga akhir hayatnya. Santo Gregorius wafat pada tanggal 12 Maret 604. Hari pestanya diperingati Gereja setiap 3 September.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply