Sang Pemberi

Ayat bacaan: Ibrani 4:16

=========================

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya

Dalam dunia ekonomi kita kenal hukum permintaan dan penawaran. Semakin tinggi permintaan, semakin sedikit stok, maka harga pun akan semakin melambung. Itu adalah hal yang wajar kita alami. Beberapa kali ketika saya mengunjungi gerai hp, saya kerap heran dengan harga yang bisa melambung, mengapung, atau merosot. Jawaban dari penjual umumnya hampir seragam. “Hp ini banyak yg nyari, sedang stoknya sedikit..” maka harga naik. “sudah keluar hp tipe terbaru yg jadi favorit anak muda..” atau, “Stok masih numpuk..” maka harga hp lama turun, atau kena diskon besar. Turun naiknya permintaan sesuai kebutuhan pasar, itu yang terjadi pada berbagai jenis komoditi.

Banyak orang yang juga berlaku seperti itu dalam hubungannya dengan Tuhan. Ketika krisis menyerang, ketika kita mengalami problema hidup, ketika kita sedang menderita sesuatu, kita sesegera mungkin berdoa dan mencari Tuhan, bahkan betah berlama2 berkeluh kesah atas semua yang kita hadapi. Tuhan mendengar, dan Dia menjawab. Kita bebas dari masalah. Lalu? nah, banyak orang yang kemudian terlalu sibuk mensyukuri berkat Tuhan, atau kembali sibuk dengan rutinitas berhubung masalah selesai, dan Tuhan pun seolah terlupakan. Jangankan ingat, saat teduh pun dianggap sesuatu yang buang waktu atau mengganggu tidur. Nanti, kalau masalah kembali menerpa, Tuhan pun akan dibutuhkan lagi.

Bayangkan jika Tuhan dalam memberi berkatNya bertindak bagai penjual hp.Bagaimana jika Tuhan menaikkan “harga”, mempersulit segalanya dan meminta imbalan lebih saat kebutuhan kita akan dia melonjak? Bagaimana jika Tuhan jual mahal disaat kita butuh? Tentu tidak ada yang mau seperti itu kan? Haleluya, Tuhan itu baik. He is such a Great Giver. Dia tidak pernah membedakan siapapun. Siapapun kita, apapun latar belakang kita, bagaimana butuhnya kita akan Dia, Dia akan selalu hadir dan memberi yang terbaik bagi kita semua, tanpa terkecuali. Jika anda tidak sabar dan merasa seolah2 Tuhan tidak mendengar anda, percayalah, Dia mendengar, dan Dia telah menyediakan segalanya tepat pada waktuNya. Kalaupun pada suatu saat anda merasa berkecukupan, pujilah Dia dan bersyukurlah. Jika anda sedang dalam masalah, tetaplah bersyukur, karena kasihNya selalu ada dalam hidup kita. Selalu dekat Tuhan akan membuat kita mampu berjalan melewati apapun dalam hidup ini, dengan hati bersukacita dan penuh pengharapan. Selalu dekat dengan Tuhan, dalam kondisi apapun, akan membuat anda tahu bahwa kasih setiaNya tak pernah berkesudahan.

Kasih Tuhan selalu nyata dalam hidup kita, kapanpun, bagaimanapun dan dimanapun.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply