PERJALANAN hidup di dunia yang diwarnai dengan banyaknya penderitaan, sakit penyakit, ketidakadilan, tindak kekerasan kerap melumpuhkan semangat kita dan memudarkan pelita iman kita. Seiring dengan sirnanya harapan, kita pun mulai menyangsikan keberadaanNya.


Sebagai orang beriman, hendaknya kita menyadari bahwa tidak ada jalan pintas menuju keselamatan. Keselamatan hanya dapat diperoleh melalui perjuangan dan pengurbanan terus menerus di sepanjang hidup kita. Yesus sendiri telah mengalami penderitaan yang luar biasa dengan menempuh jalan salib untuk mencapai kebangkitan dan kemuliaanNya.


Mari bangkit dari kelemahan kita dan tatalah hidup kita kembali. Mohon bimbinganNya agar kita dapat bertumbuh di dalam kasihNya. Setialah menghadiri perayaan Ekaristi, hayati dengan sungguh-sungguh dan rasakan kehadiranNya di dalam diri kita saat kita menyentuh dan menyantap Tubuh dan DarahNya.


Jadilah saksi kebangkitanNya dengan menyalurkan kasih dan pengampunanNya kepada sesama, sehingga tercipta kedamaian di mana pun kita berada. Semoga dengan selalu mengandalkan Dia dan tetap setia menapaki jalan salibNya di dalam mengarungi pasang-surut kehidupan ini, kelak kita boleh dibangkitkan dan mengalami kemuliaan bersamaNya.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.