Sabtu Wajib Sekolah, Murid Meradang Kecewa dan Protes

sekolah3PEKAN ini muncul berita, di wilayah DKI Jakarta akan diterapkan aturan ‘lama’ tapi baru, yakni Sabtu tetap masuk sekolah. Dulu, masuk sekolah dan kerja hari Sabtu telah diputuskan ditiadakan demi menghemat biaya hidup, memangkas pengeluaran transportasi, mengurangi jumlah waktu hidup di jalan raya dan meningkatkan kwalitas hidup bersama keluarga di rumah. Kantor dan sekolah pun […]

sekolah3

PEKAN ini muncul berita, di wilayah DKI Jakarta akan diterapkan aturan ‘lama’ tapi baru, yakni Sabtu tetap masuk sekolah.

Dulu, masuk sekolah dan kerja hari Sabtu telah diputuskan ditiadakan demi menghemat biaya hidup, memangkas pengeluaran transportasi, mengurangi jumlah waktu hidup di jalan raya dan meningkatkan kwalitas hidup bersama keluarga di rumah.

Kantor dan sekolah pun dibuat lebih hemat. Tidak ada lagi habis-habisan bayar ongkos listrik, bensin bisa diirit karena tidak perlu ke sekolah dan kantor, dan pekerja harian lepas juga tidak perlu dibayar karena tidak ada kegiatan kerja di kantor dan sekolah.

Kebijakan Pak Harto

Jadi, kebijakan Pak Harto yang berani memutuskan libur umum untuk hari Sabtu pantas dipuji untuk penghematan energi, biaya/ongkos hidup dan peningkatan kwalitas hidup berkeluarga.

Sabtu (dan juga Minggu) menjadi hari keluarga dimana diharapkan semua anggota keluarga bisa berkumpul dan bercengkerama, entah di dalam rumah dan di luar rumah sembari melancong keluar.

Berikut ini kami paparkan sejumlah uneg-uneg yang mampir ke meja Redaksi Sesawi.Net yang berisi protes para murid terhadap kebijakan baru yang ditempuh Pemda DKI Jakarta yang mengharuskan Sabtu tetap masuk sekolah.

Surat terbuka kepada Presiden SBY

Kpd. Yth. Bapak Presiden SBY yang kami cintai.

Kurikulum 2013. Kami capek Pak dengan Kurikulum 2013 yang memaksa kami untuk menguasai hampir 18 pelajaran.

Kami butuh tidur, refreshing otak. Kami bukan robot; kami ini manusia, Pak.
Kami makan nasi, bukan makan besi. Tolong kami pak.

Masuk pukul 06.30 pagi. Maka, kami harus bisa bangun lebih pagi dari orang kantoran Pak. Belum lagi macet yang mengelilingi kami.

Kenapa kita harus menguasai seluruh mata pelajaran yang bukan minat kita Pak?
Pembelajaran di negeri ini sangat aneh, tidak mendidik apa yang anak bakati, malah disuruh mati-matian menguasai materi yang kadang bikin kita bosen, Pak.

Kami itu manusia Pak, bukan tikus percobaan. Kami itu ingin mengejar cita-cita sesuai dengan bakat kita. Pak, kami bukan mau mengejar nilai yang semua pelajarannya harus di atas KKM.

Tolong katakan pada Menteri Pendidikan, Pak SBY. Kami ini bukan robot!

Yang setuju, silakan lanjutkan BC.

Kurikulum 2013 kurang fasilitas. Masuk pukul 06.30, les dan lalu ngerjain PR.

Sekarang, Sabtu mau masuk sekolah juga?

Pak, Bu, kami ini pelajar dan hanyalah manusia! Bukan robot yang bisa berfungsi 24 jam non stop! Gak semua anak kapasitas belajarnya sama. Gak semua anak kapasitas otaknya sama.

Lelah fisik? Iya. Capek batin? Iya.

Ayo lanjutin broadcast ini ke contact kalian biar nyampe ke media massa, pemerintah, khususnya Bapak Kemendikbud (Mohammad Nuh) dan lain-lain.

Kredit foto: Ilustrasi (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply