Rita dr Cascia, Yoachina de Vedruna de Mas; warna liturgi Putih
Bacaan: Kis. 15:7-21; Mzm. 96:1-2a,2b-3,10; Yoh. 15:9-11
Bacaan Injil: Yoh. 15:9-11:9

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”

Renungan:
KALA di perjalanan, saya mendengarkan radio yang menyiarkan kisah keluarga. Dikisahkan seorang ibu ditanya anaknya yang akan menikah.

Tanyanya, “Ibu apa yang harus kulakukan nanti setelah jadi isterinya? Aku tidak bisa masak, tidak bisa mencuci dll.”

Kata ibunya: “Cintailah suamimu dengan segenap hatimu karena cintamu padanya yang akan membuatmu bersukacita.”

Hal itu pun dia sampaikan pada anak lelakinya kala si anak menikah, “Cintailah isterimu dengan segenap hatimu karena cintamu padanya yang akan membuatmu bersukacita.”

Ibu itu memberi pesan seperti itu karena selama menikah dan suaminya masih hidup dia malah membencinya. Tiap kali melihat suaminya selalu muncul ketidakpuasan. Sampai kemudian dia marah besar dan suaminya kecelakaan karena harus mengantar yang dia minta kala marah. 10 tahun dia membenci suaminya dan setelah si suami meninggal ia baru bisa mencintai sepanjang hidupnya. Ia merasa terlambat dan tidak ingin anak-anaknya begitu.

Maka marilah kita menghidupi, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh” (Yoh 15:9-11).

Kontemplasi: Bagi pasangan suami isteri: hadirkan cinta anda berdua. Bagi yang blm/tidak menikah: hadirkan cinta keluarga anda.

Refleksi: Sejauh mana anda mempunyai cinta pada pasangan atau keluarga anda dan bagaimana anda menjaga dan mengembangkannya?

Doa: Ya Tuhan izinkanlah aku tinggal di dalam kasihMu dan membagikan kasih pada sesamaku. Amin.
Perutusan: Aku akan memperbaharui kasihku dalam keluargaku. -nasp-

Agoeng
komsos kas
“melihat yang tak biasa terlihat”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.