Sabda Hidup: Senin 3 November 2014

Jessica Alba & Daughter Honor Visit A FriendHARI  Biasa. Warna Liturgi Hijau Bacaan: Flp 2:1-4; Mzm 131:1.2.3; Luk 14:12-14 Bacaan Injil Luk 14:12-14: 12  Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: “Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula […]

Jessica Alba & Daughter Honor Visit A Friend

HARI  Biasa. Warna Liturgi Hijau

Bacaan: Flp 2:1-4; Mzm 131:1.2.3; Luk 14:12-14

Bacaan Injil Luk 14:12-14:
12  Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: “Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.

13  Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. 14  Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”

Renungan: 
Dalam hyme guru dilukiskan bahwa seorang guru bak pahlawan. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Profesi merekapun menjadi gambaran profesi yang tidak mengharapkan balas jasa. Hymne yang begitu indah, semoga isinya tetap hidup di dalam diri para guru sekarang ini.

Dalam kesempatan lain ada kisah pesta seorang bapak. Anak-anaknya bertanya: “Pak siapa yang akan diundang untuk acara nanti supaya kami bisa menyiapkan undangannya?”. Kata bapaknya, “Tidak perlu bikin undangan. Aku sudah mengundang mereka. Siapkan saja makanan u 200org.” Ketika acara berlangsung sebagian anaknya kecewa karena tamu-tamunya bukan orang berpangkat tapi orang-orang sederhana dan cenderung miskin.

Sang ayah menangkap keheranan beberapa anaknya itu. Ia pun menerangkan mengapa ia memilih mereka. Baginya orang-orang tersebut layak merasakan pesta. Belum pernah ada yang mengundang mereka. Dan tampaknya mereka pun tak akan menyeret orang untuk hadir di undangannya.

Ketulusan dan kerelaan tanpa menuntut balas menjadi keutamaan murid-murid Kristus. “Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu” (Luk 14:14).

Kontemplasi:  Bayangkan berada di pesta orang terhormat dan tamu-tamunya rakyat kecil. Rasakan seluruh gejolak hatimu.

Refleksi: Siapa yang sering kauundang dalam jamuanmu? Mengapa?

Doa: Tuhan semoga hidupku tanpa pamrih. Aku mau berbagi tanpa berharap mendapatkan balasan kembali. Amin.

Perutusan: Aku mau belajar dan menjalani hidup tanpa pamrih.

komsos kas
“melihat yang tak biasa terlihat”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply