Sabda Hidup: Selasa, 16 Desember 2014 Peringatan St. Ludovicus Rutten

Ludovicus Rutten WARNA liturgi UnguBacaan: Zef. 3:1-2,9-13; Mzm. 34:2-3,6-7,17-18,19,23; Mat. 21:28-32. BcO Mi. 4:1-7 Renungan: Anak kedua mengatakan “tidak” kala diminta ayahnya pergi bekerja di kebun anggur. Namun kemudian ia menyesal atas jawaban tersebut. Ia pun kemudian berangkat ke kebun dan mengerjakan tugasnya. Anak inilah yang dianggap melaksanakan kehendak bapanya. Penyesalan yang diikuti perbuatan nyata menjadi salah […]

Ludovicus Rutten

 WARNA liturgi UnguBacaan: Zef. 3:1-2,9-13; Mzm. 34:2-3,6-7,17-18,19,23; Mat. 21:28-32.
BcO Mi. 4:1-7
Renungan:
Anak kedua mengatakan “tidak” kala diminta ayahnya pergi bekerja di kebun anggur. Namun kemudian ia menyesal atas jawaban tersebut. Ia pun kemudian berangkat ke kebun dan mengerjakan tugasnya. Anak inilah yang dianggap melaksanakan kehendak bapanya.
Penyesalan yang diikuti perbuatan nyata menjadi salah satu kunci bagi terjadinya kehendak Bapa. Dalam masa adven ini kita pun diajak untuk mempunyai sikap tersebut, menyesali atas segala bentuk kesalahan kita. Masa ini sungguh menjadi kesempatan bagi kita untuk menyesali segala perbuatan dan kata salah kita dan berbalik pada jalan yang benar. Kerelaan melakukan itu akan memberikan keindahan pada saat kita menyambut kehadiranNya.Kontemplasi: Duduklah dalam keheningan. Pejamkan matamu. Ingatlah tindakan dan kata salahmu.Refleksi: Apa yang akan kaulakukan terhadap tindakan dan kata salahmu?

Doa: Tuhan terima kasih atas kesempatan bagiku memperbaiki kesalahan-kesalahanku. Aku sungguh menyesalinya. Sudilah Engkau mengutus RohMu menuntunku ke jalanMu. Amin.

Perutusan:
Aku menyesali segala tindakan dan kata salahku.

 

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply