Sabda Hidup: Sabtu, 24 Januari 2015

santo fransiskus de salesPERINGATAN Wajib St. Fransiskus dr Sales Bacaan: Ibr. 9:2-3,11-14; Mzm. 47:2-3,6-7,8-9; Mrk. 3:20-21; BcO Kej. 16:1-16 Bacaan Injil Mrk. 3:20-21 20 Kemudian Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat. 21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi. Renungan: Yesus hadir. Banyak orang mengerumuniNya. Ia tampil sebagai pribadi yang menarik simpati banyak orang. Banyak orang disembuhkan. Orang-orang pun kagum dengan perkataanNya. Namun ternyata ada yang menganggapNya tidak waras, sampai-sampai keluarganyapun mesti datang untuk menjemput. Kita sering melihat orang yang tekun dengan bidangnya seringkali dikesankan tidak waras. Ada orang yang getol mengusahakan sesuatu dianggap “gendheng”. Dan mereka yang “nggendheng” ini pada saatnya memunculkan sesuatu yang mengagumkan. Mereka bisa menghasilkan listrik dari aliran selokan atau sungai. Mereka membuahkan tulisan-tulisan yang mengesankan. Mereka memunculkan aneka macam aplikasi yang membantu banyak orang. Melihat jejak-jejak di atas, kita perlu siap dicap “gendheng”, tidak waras ketika kita sungguh-sungguh mau menghadirkan sesuatu. Hanya keberanian seperti itulah yang akan menghasilkan sesuatu. Kontemplasi: Duduklah dengan tenang. Ingatlah satu hal yang akan atau sedang kautekuni. Sejauh mana hal itu membuatmu jadi terkesan “gendheng”. Refleksi: Hal positig apa yang kaulakukan dengan sepenuh hatimu? Doa: Bapa kuatkanlah aku menekuni sesuatu yang layak kutekuni. Kuatkanlah aku menghadapi aneka macam komentar yang menjatuhkan. Amin. Perutusan: Aku akan sungguh-sungguh mengusahakan sesuatu yang layak kuperjuangkan. -nasp-

santo fransiskus de sales

PERINGATAN Wajib St. Fransiskus dr Sales

Bacaan: Ibr. 9:2-3,11-14; Mzm. 47:2-3,6-7,8-9; Mrk. 3:20-21;

BcO Kej. 16:1-16

Bacaan Injil Mrk. 3:20-21
20 Kemudian Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat. 21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

Renungan:
Yesus hadir. Banyak orang mengerumuniNya. Ia tampil sebagai pribadi yang menarik simpati banyak orang. Banyak orang disembuhkan. Orang-orang pun kagum dengan perkataanNya.

Namun ternyata ada yang menganggapNya tidak waras, sampai-sampai keluarganyapun mesti datang untuk menjemput.
Kita sering melihat orang yang tekun dengan bidangnya seringkali dikesankan tidak waras.

Ada orang yang getol mengusahakan sesuatu dianggap “gendheng”. Dan mereka yang “nggendheng” ini pada saatnya memunculkan sesuatu yang mengagumkan. Mereka bisa menghasilkan listrik dari aliran selokan atau sungai. Mereka membuahkan tulisan-tulisan yang mengesankan. Mereka memunculkan aneka macam aplikasi yang membantu banyak orang.

Melihat jejak-jejak di atas, kita perlu siap dicap “gendheng”, tidak waras ketika kita sungguh-sungguh mau menghadirkan sesuatu. Hanya keberanian seperti itulah yang akan menghasilkan sesuatu.

Kontemplasi: Duduklah dengan tenang. Ingatlah satu hal yang akan atau sedang kautekuni. Sejauh mana hal itu membuatmu jadi terkesan “gendheng”.

Refleksi: Hal positig apa yang kaulakukan dengan sepenuh hatimu?

Doa: Bapa kuatkanlah aku menekuni sesuatu yang layak kutekuni. Kuatkanlah aku menghadapi aneka macam komentar yang menjatuhkan. Amin.

Perutusan: Aku akan sungguh-sungguh mengusahakan sesuatu yang layak kuperjuangkan. -nasp-

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply