Sabda Hidup: Sabtu, 16 Agustus 2014

Yesus dan anak2 by Jardinier de DieuBacaan: Yeh. 18:1-10,13b,30-32; Mzm. 51:12-13,14-15,18-19; Mat. 19:13-15. BcO Za. 14:1-21 Bacaan Injil Mat. 19:13-15: 13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 14 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang […]

Yesus dan anak2 by Jardinier de Dieu

Bacaan: Yeh. 18:1-10,13b,30-32; Mzm. 51:12-13,14-15,18-19; Mat. 19:13-15.

BcO Za. 14:1-21

Bacaan Injil Mat. 19:13-15:
13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 14 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” 15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Renungan:
Suatu kali dalam prosesi perarakan pembuka, saya dengan rombongan petugas liturgi memasuki gereja. Di tengah jalan ada seorang anak memanggil namaku dengan agak keras, “Rm Agoeng…!”

Aku menengok. Orang tuanya berusaha mendiamkannya. Namun maaf, mungkin ini tidak benar, aku pun melambaikan tangan kepada anak itu sambil tersenyum. Kuliat sekilas dia bahagia mendapat tanggapan dariku.

Kebahagiaan seorang anak itu ternyata sangat sederhana, yaitu sapaannya ditanggapi. Dan kebahagiaan anak akan mengalir lembut dalam diri kita. Sungguh akan menyejukkan. Maka layaklah kiranya Yesus terbuka pada kehadiran anak-anak kepadaNya. Ia pun menerima mereka di luar jam kerjaNya (kalau bisa dikatakan begitu).

Marilah kita terbuka pada sapaan dan harapan anak2, bahkan kadang harus melakukan sesuatu di luar kebiasaan. Sesuatu yang di luar kebiasaan kalau masih dalam kerangka menanggapi sapaan anak2 tidak akan pernah merusak atau mengurangi keagungan dan kenyamanan sesuatu. Malah kedamaian dan kesejukan akan kita temukan.

Kontemplasi: Duduklah dengan hening. Bayangkan dirimu berada di antara anak2 yang ingin mendengar cerita, suara dan sapaanmu. Tanggapi mereka dan rasakan kebahagiaan bersama mereka.

Refleksi: Tulislah pengalaman indahmu ketika berada di sekitar anak2.

Doa: Tuhan berkatilah anak-anak di sekitar kami. Limpahkanlah semangat dan keceriaan pada mereka. Amin.

Perutusan: Marilah kia membiarkan anak2 datang kepada Tuhan dan tidak menghalang-halanginya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply