Sabda Hidup: Minggu 28 September 2014

jujur si pinokio by EllenHari Minggu Biasa XXVI warna liturgi Hijau Bacaan: BcE Yeh. 18:25-28; Mzm. 25:4bc-5,6-7,8-9; Flp. 2:1-11 Mat. 21:28-32. BcO Ydt. 2:1-6; 3:6; 4:1-2,9-15 Renungan: Kisah 2 anak laki2 ini mungkin pernah kita lakukan. Suatu kali kita disuruh dan bilang sanggup tapi tidak menjalankan. Di kesempatan lain bilang tidak namun kemudian menyesal dan terus menjalankan. Sejauh dari […]

jujur si pinokio by Ellen

Hari Minggu Biasa XXVI
warna liturgi Hijau

Bacaan: BcE Yeh. 18:25-28; Mzm. 25:4bc-5,6-7,8-9; Flp. 2:1-11 Mat. 21:28-32.

BcO Ydt. 2:1-6; 3:6; 4:1-2,9-15

Renungan:
Kisah 2 anak laki2 ini mungkin pernah kita lakukan. Suatu kali kita disuruh dan bilang sanggup tapi tidak menjalankan. Di kesempatan lain bilang tidak namun kemudian menyesal dan terus menjalankan.

Sejauh dari pengalaman rasaku lebih mudah menghadapi mereka yang jujur berkata tidak, entah nantinya memang tidak menjalankan atau menjalankan. Sikap mereka ini jelas. Dari sikap ini kita pun bisa mencari jalan keluar yang jelas. Yang paling tidak gampang adalah menghadapi mereka yang berkata sanggup namun tidak menjalankan. Mereka adalah orang-orang yang seneng namanya tercantum di aneka macam organisasi. Seringkali orang seperti ini menyanggupi aneka macam tugas di aneka macam organisasi dan atau komunitas. Dia merasa hebat dengan semua itu walau itu hanya nama, tidak sampai tindakan.

Maka marilah kita berani jujur dengan diri kita sendiri. Kita tidak perlu menipu diri dan sesama. Jalani apa yang mesti dijalani dengan hati dan cinta. Bebaskan diri kita dengan aneka macam rasionalisasi namun minim aksi.

Kontemplasi: Carilah tempat tenang. Ingatlah satu dua pengalamanmu ketika menerima tugas dari orang tua atau pimpinanmu.

Refleksi: Apakah anda orang yang konsekuen dengan kata-kata dan kesanggupanmuu?

Doa: Ya Tuhan semoga aku berani mengatakan iya dengan disertai oleh kesungguhan hati untuk mewujudkannya. Amin.

Perutusan: Aku konsekuen dengan kesanggupanku.

Kredit foto: Ilustrasi (Ellen)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply