Sabda Hidup: Minggu, 14 September 2014

Salib gaya Malta

PESTA  Salib Suci
Warna liturgi Merah

Bacaan: Bil. 21:4-9; Mzm. 78:1-2,34-35,36-37,38; Flp. 2:6-11; Yoh. 3:13-17.

BcO Gal. 2:19 – 3:7,13-14; 6:14-18 atau Est. 1:1-3,9-16,19; 2:5-10,16-17

Bacaan Injil Yoh. 3:13-17:
13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. 14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Renungan:
Suatu kali seorang teman tampak panik sekali. Anaknya mengalami suatu peristiwa yang tidak dia mengerti. Ia berusaha sedemikian rupa sampai sang anak kembali normal. Segala sesuatu dia lakukan. Orang-orang yang dikenal dikontak. Dokter terbaik pun dicari. Terasa, andai harta habis tidak menjadi masalah baginya asal sang anak selamat.

Cinta orang tua kepada anaknya begitu besar. Orang tua tidak pernah menginginkan anaknya sengsara. Ia rela mengorbankan segala miliknya demi anak-anaknya. Bahkan kadang sampai tidak memikirkan dirinya, apalagi memenuhi kesenangannya.

Bila kasih orang tua begitu besar kita sulit membayangkan betapa besarnya kasih Allah kepada kita. Ia rela menyerahkan AnakNya untuk menyelamatkan kita. Maka rasanya kita tidak perlu ragu mensyukuri kasih Allah dan juga mencintaiNya.

Kontemplasi: Carilah tempat yang nyaman. Rasakan kasih kedua orang tuamu. Bayangkan Allah mengalirkan kasihNya kepadamu melalui mereka.

Refleksi: Tulislah pengalamanmu akan kebesaran kasih Allah kepadamu.

Doa: Bapa terima kasih atas cintaMu kepadaku dan dunia. Bersama Engkau hidupku terasa sangat berlimpah. Segalanya terasa menjadi milikku karena Engkau mencintaiku.. Amin.

Perutusan: Aku akan memperjuangkan hidup selaras dengan kasih Allah.

komsos kas
“melihat yang tak biasa terlihat”

Kredit foto: Salib gaya Malta (Courtesy of Hamdenfd)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: