Sabda Hidup Minggu, 10 Agustus 2014: HR SP Maria Diangkat ke Surga

virginwithangelsWARNA  liturgi Putih Bacaan: Why. 11:19a; 12:1,3-6a,10ab; Mzm. 45:10bc,11,12ab; 1Kor. 15:20-26; Luk. 1:39-56. BcO Ef. 1:16 – 2:10 atau Why. 12:1-17 Bacaan Injil Luk. 1:39-56: 39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. 40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. 41 […]

virginwithangels

WARNA  liturgi Putih

Bacaan:
Why. 11:19a; 12:1,3-6a,10ab; Mzm. 45:10bc,11,12ab; 1Kor. 15:20-26; Luk. 1:39-56.

BcO Ef. 1:16 – 2:10 atau Why. 12:1-17

Bacaan Injil Luk. 1:39-56:
39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. 40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. 41

Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, 42 lalu berseru dengan suara nyaring:

“Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. 43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? 44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. 45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”

46 Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan, 47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, 48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, 49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.

50 Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. 51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; 52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;

53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; 54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, 55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” 56 Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Renungan:
Hari ini kita merayakan hari raya Maria diangkat ke surga. Maria diangkat ke surga merupakan sebuah dogma yang ditetapkan Gereja karena pengakuan iman umat kepada ibu Maria yang diangkat ke surga jiwa dan badannya. Tradisi iman umat Katolik telah mengakui keyakinan tersebut dan pada 1 Nopember 1950, dalam Konstitusi Apostolik Munificentissimus Deus menetapkan dogma tersebut.

Membaca bacaan hari ini aku membayangkan suasana hati Maria. Aku percaya Maria orang suci, namun aku percaya juga dia adalah manusia. Sebagai remaja putri kemungkinan besar mengalami kegelisahan yang mendalam dengan peristiwa kehamilannya. Dalam suasana itu ia pergi ke Elisabet untuk berbagi pengalaman, mencurahkan isi hatinya.

Pilihan Maria mendatangi Elisabet terasa sangat tepat. Elisabet yang juga merasakan karya Allah yang luar biasa menyambut Maria dengan hati gembira bahkan bayinya pun melonjak kegirangan. Mereka berdua saling meneguhkan dan berbagi pujian.

Belajar dari Maria, marilah kita berserah pada kehendak Allah dan juga cermat dalam memilih teman curhat.

Kontemplasi: Bayangkan dirimu sedang gundah dan ingin bercerita. Pilihlah salah satu yang kaupandang layak dan datangilah dia. Ajak ibu Maria menemani kalian.

Refleksi: Apa yang akan kaulakukan kala mengalami peristiwa yang meresahkan hatimu?

Doa: Ibu Maria dan ibu Elisabet, terima kasih atas teladan persahabatanmu. Semoga aku pun bisa menjadi sahabat baik bagi mereka yang sedang mengalami kegelisahan diri. Amin.

Perutusan:
Aku akan datang kepada sahabatku dan juga menjadi sahabat yang sedang gelisah.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply