Sabda Hidup: Minggu, 1 Maret 2015

Transfiguration by Giovanni Gerolamo Savoldo, 16th centuryHARI Minggu Prapaska II Warna liturgi Ungu Bacaan: Kej. 22:1-2,9a,10-13,15-18; Mzm.  116:10,15,16-17,18-19; Rm. 8:31b-34; Mrk. 9:2-10 BcO Ul. 18:1-22 Bacaan Injil Mrk. 9:2-10 2 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka, 3 dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu. 4 Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. 5 Kata Petrus kepada Yesus: “Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” 6 Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan. 7 Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” 8 Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri. 9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorang pun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati. 10 Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan “bangkit dari antara orang mati.” Renungan: Yesus mengajak tiga orang muridNya (Petrus, Yakobus dan Yohanes) menyendiri di gunung. Di sana ketiga orang murid itu boleh mengalami kemuliaan Yesus. Peristiwa itu hanya mereka yang menyaksikan. 9 rasul lain tidak. Tampaknya ketiga orang murid Yesus ini dipersiapkan menjadi tokoh bagi para murid yang lain. Mereka bisa dikatakan sebagai kelompok elit di seputaran Yesus. Pada mereka dihadirkan kesaksian Yesus yang istimewa. Dalam lingkungan sekitar kita sering juga ada kelompok-kelompok elit. Salahkah itu? Tentu kita tidak bisa begitu saja menyalahkan. Namun kehadiran mereka tidak bisa kita pungkiri. Pada merekalah hal-hal khusus disampaikan. Mereka mempunyai tugas istimewa untuk menerima dan mengolah segala sesuatu menjadi kebijakan yang menjamin kesejahteraan banyak orang. Mereka juga memegang aneka rahasia yang hanya bisa diungkap pada masa-masa tertentu (bdk. Mrk 9:9-10). Kontemplasi: Baca dan bayangkan Injil Mrk 9:2-10. Jadilah salah satu tokoh dari bacaan tersebut. Refleksi: Apa artinya menjadi orang yang terpilih? Doa: Tuhan sudilah Engkau mendampingi orang-orang pilihanMu. Semoga mereka mampu menyampaikan pesanMu dengan bijak. Amin. Perutusan: Aku akan berdoa bagi mereka yang terpilih.

Transfiguration by Giovanni Gerolamo Savoldo, 16th century

HARI Minggu Prapaska II

Warna liturgi Ungu

Bacaan: Kej. 22:1-2,9a,10-13,15-18; Mzm.  116:10,15,16-17,18-19; Rm. 8:31b-34; Mrk. 9:2-10

BcO Ul. 18:1-22

Bacaan Injil Mrk. 9:2-10
2 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka, 3 dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu. 4 Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus.

5 Kata Petrus kepada Yesus: “Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” 6 Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan. 7 Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” 8 Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.

9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorang pun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati. 10 Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan “bangkit dari antara orang mati.”

Renungan:
Yesus mengajak tiga orang muridNya (Petrus, Yakobus dan Yohanes) menyendiri di gunung. Di sana ketiga orang murid itu boleh mengalami kemuliaan Yesus. Peristiwa itu hanya mereka yang menyaksikan. 9 rasul lain tidak.

Tampaknya ketiga orang murid Yesus ini dipersiapkan menjadi tokoh bagi para murid yang lain. Mereka bisa dikatakan sebagai kelompok elit di seputaran Yesus. Pada mereka dihadirkan kesaksian Yesus yang istimewa.

Dalam lingkungan sekitar kita sering juga ada kelompok-kelompok elit. Salahkah itu? Tentu kita tidak bisa begitu saja menyalahkan. Namun kehadiran mereka tidak bisa kita pungkiri. Pada merekalah hal-hal khusus disampaikan. Mereka mempunyai tugas istimewa untuk menerima dan mengolah segala sesuatu menjadi kebijakan yang menjamin kesejahteraan banyak orang. Mereka juga memegang aneka rahasia yang hanya bisa diungkap pada masa-masa tertentu (bdk. Mrk 9:9-10).

Kontemplasi: Baca dan bayangkan Injil Mrk 9:2-10. Jadilah salah satu tokoh dari bacaan tersebut.

Refleksi: Apa artinya menjadi orang yang terpilih?

Doa: Tuhan sudilah Engkau mendampingi orang-orang pilihanMu. Semoga mereka mampu menyampaikan pesanMu dengan bijak. Amin.

Perutusan: Aku akan berdoa bagi mereka yang terpilih.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply