eugenius de mazenod

PERINGATAN  St. Kristoforus Magallanes, St. Eugenius dr Mazenod

warna liturgi Putih

Bacaan: Kis. 22:30; 23:6-11; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; Yoh. 17:20-26.

BcO 1Yoh. 5:13-21

Bacaan Injil Yoh. 17:20-26.

20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; 21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.

25 Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; 26 dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

Renungan:

Sejalan dengan perjalanan hidup kita semakin banyak mengenal orang lain. Ada yang kita kenal karena perjumpaan kita dg mereka. Ada yang dikenalkan pada kita. Ketika seseorang diperkenalkan kepada kita di situ ada harapan relasi bisa lebih dekat dan akrab. Relasi yang dikelola dengan baik akan menghasilkan persahabatan yang makin erat. Semakin intensif relasi yang dibangun  semakin akrab juga persahabatan yang terjadi.

Yesus telah memperkenalkan Bapa kepada kita. Dengan begitu kita bisa tahu siapa Bapa itu. Pengenalan akan Allah Bapa ini akan mendalam kala kita pun mengintensifkan relasi kita denganNya. Kita dipanggil untuk terus menerus menjaga dan semakin memperdalam pengenalan kita kepadaNya. Relasi itu akan hambar dan bisa hilang kala kita tidak menjaganya. Maka marilah kita tingkatkan intensitas perjumpaan kita dengan Bapa. Semoga dari kedekatan kita denganNya hidup kita pun ada dalam pengaruhNya.

Kontemplasi: Bayangkan relasimu dengan Bapa.

Refleksi: Tulislah pengalamanmu membangun relasi dengan Bapa.

Doa: Bapa, puji syukur Engkau berkenan kepada kami. Semoga hidup kami pun makin berkenan di hatiMu. Amin.

 Perutusan: Aku akan menguatkan relasiku dengan Bapa.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.