Sabda Hidup: Kamis, 18 Desember 2014

malaikat memberi kabar kepada maria by patheosHARI Biasa Khusus Adven Bacaan: Yer. 23:5-8; Mzm. 72:2,12-13,18-19; Mat. 1:18-24. BcO Yes. 40:12-18, 21-31 Bacaan Injil Mat. 1:18-24: 18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. 19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak […]

malaikat memberi kabar kepada maria by patheos

HARI Biasa Khusus Adven

Bacaan: Yer. 23:5-8; Mzm. 72:2,12-13,18-19; Mat. 1:18-24.

BcO Yes. 40:12-18, 21-31

Bacaan Injil Mat. 1:18-24:
18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. 19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. 21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: 23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” ?yang berarti: Allah menyertai kita. 24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

Renungan:
Yusuf yang hendak menceraikan Maria secara diam-diam bermimpi dan mendapatkan pesan dari malaikat (bc Mat 1:19-21). Ia pun mendengarkan dan melaksanakan mimpi itu dan tidak menceraikan Maria.

Banyak jalan bagi sabda Tuhan. Ada yang tersampaikan secara langsung, ada yang tersirat dan ada pula yang melalui mimpi. Yusuf mendapatkan sabda itu melalui mimpi. Namun sering tidak mudah kita menangkap sabda itu. Ada banyak halangan yang menggagalkan pesannya. Salah satunya adalah ego kita yang berpikir berbeda dengan sabda tersebut.

Kerelaan melepaskan ego dan kepekaan menangkap sabdaNya seperti Yusuf memuluskan rencana Allah atas kehidupan ini. Maka marilah kita belajar dari Yusuf agar kehendakNya sungguh mewujud dalam kehidupan kita.

Kontemplasi: Bayangkan kisah dalam Injil Mat. 1:18-24. Jadilah salah satu pemeran di sana.

Refleksi: Bagaimana anda mengasah kepekaan anda untuk menangkap dan menjalankan kehendak Tuhan?

Doa: Ya Tuhan semoga hatiku peka menangkap kehendakMu dan aku pun mempunyai kekuatan untuk mewujudkannya seperti Yusuf. Amin.

Perutusan: Aku akan mengasah kepekaanku menangkap kehendak Tuhan.

komsos kas
“melihat yang tak biasa terlihat”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply