Sabda Hidup: Jumat, 6 Februari 2015

PERINGATAN Wajib St. Paulus Miki,
warna liturgi Merah
Bacaan: Ibr. 13:1-8; Mzm. 27:1,3,5,8b-9abc; Mrk. 6:14-29
BcO Rm. 15:14-33
Bacaan Injil Mrk. 6:14-29
Renungan:
Kehadiran seorang pribadi memberi aneka macam kesan. Bagi orang tertentu kehadirannya bi…

Macau

PERINGATAN Wajib St. Paulus Miki,

warna liturgi Merah

Bacaan: Ibr. 13:1-8; Mzm. 27:1,3,5,8b-9abc; Mrk. 6:14-29

BcO Rm. 15:14-33

Bacaan Injil Mrk. 6:14-29

Renungan:
Kehadiran seorang pribadi memberi aneka macam kesan. Bagi orang tertentu kehadirannya bisa menjadi tanda harapan. Bagi yang lain bisa dianggap sebagai ancaman.

Seorang penguasa yang ingin mempertahankan kekuasaan akan selalu merasa terancam oleh kehadiran pribadi yang menonjol. Ada kekhawatiran dalam dirinya bahwa pribadi tersebut akan mengganggu kekuasaannya. Pikiran dan hatinya adalah melanggengkan kekuasaannya. Dan mereka yang seperti itu akan resah dengan kehadiran pribadi lain dan akan berusaha menyingkirkannya. Herodes salah satu contohnya.

Kekuasaan adalah amanat rakyat, bukan harta pribadi yang perlu dilanggengkan. Bersamaan dengan kesadaran itu, pribadi lain yang menonjol menjadi daya penopang baginya untuk menjalankan amanat rakyat. Andai ia menjadi pesaingnya akan menjadi tantangan baginya untuk melaksanakan amanat itu dengan lebih baik. Di sinilah kita akan menempatkan pribadi lain sebagai ancaman atau harapan.

Kontemplasi: Pejamkan matamu sejenak. Lihatlah pribadi-pribadi istimewa di sekitarmu dan liatlah sikapmu pada mereka.

Refleksi: Apa arti kehadiran pribadi-pribadi menonjol di lingkunganmu?

Doa: Tuhan terima kasih atas hadirnya orang-orang hebat di sekitarku. Semoga aku mampu bersinergi dengan mereka dan menjaga karyaMu. Amin.

Perutusan: Aku akan menjaga amanat yang kuemban dan bersinergi dengan mereka yang menonjol.

Kredit foto:

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply