Sabda Hidup: Jumat, 12 Desember 2014

santa frances de chantalPERINGATAN St. Yohana Fransiska de Chantal warna liturgi Ungu Bacaan: Yes. 48:17-19; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Mat. 11:16-19. BcO Rut 2:14-23 Bacaan Injil Mat. 11:16-19: 16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya: 17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, […]

santa frances de chantal

PERINGATAN St. Yohana Fransiska de Chantal

warna liturgi Ungu

Bacaan: Yes. 48:17-19; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Mat. 11:16-19.

BcO Rut 2:14-23

Bacaan Injil Mat. 11:16-19:
16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya: 17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

18 Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan. 19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

Renungan:
Dalam kehidupan umum orang sering tidak puas dengan yang dihadapinya (bdk Mat. 11:16-19). Kala ada orang mempunyai kekhasan tertentu ia berharap ada cara lain yang semestinya dilakukan orang tersebut. Dan kala ada orang melakukan yang diharapkan ia pun akan mengharapkan yang lain lagi. Apa yang diliatnya tidak pernah memuaskan hatinya. Selalu saja ada hal lain yang diharapkan.

Tampaknya keberanian membiarkan orang lain hidup selaras dengan kekhasannya merupakan satu ciri keutamaan. Memang kadang perlu mengingatkan kala yang dilakukan orang membahayakan iman dan moral.

Namun rasanya tidak semua yang berbeda dengan harapan kita perlu diingatkan atau dikomentari. Perlulah kiranya kita memberikan waktu pada mereka yang berbeda cara untuk mengekspresikan diri. Sambil mengamati kita mengambil hal-hal baik darinya yang mungkin akan sangat berguna bagi perkembangan hidup kita. Sabar berkata, tajam dalam bertindak.

Kontemplasi:
Duduklah dengan tenang. Lihatlah sikap-sikapmu kala menemukan sesuatu yang berbeda dengan dirimu.

Refleksi:
Apa yang muncul dalam kata dan tindakanmu ketika kautemukan perilaku yang berbeda dengan harapanmu?

Doa: Tuhan ajarilah aku menerima yang belum dapat kuterima dan menangkap hal-hal baik darinya. Amin.

Perutusan: Aku akan menata kecenderunganku mengomentari yang berbeda dengan harapanku.

Agoeng
komsos kas
“melihat yang tak biasa terlihat”

Kredit foto: St. Frances de Chantal

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply